Retrospeksi Sardono W. Kusumo Bag8

Dia menari di depan saya. Seluruh tubuhnya bergerak. Tiba-tiba ia menjerit melengking,” ucap Sardono. Kejadian itu sangat membuka mata Sardono. ”Saya sadar tari Dayak tidak butuh iringan gamelan atau lakon. Hanya telanjang dada. Betul-betul ekspresif.” Sardono tiba-tiba seolah-olah tercerahkan dan kemudian memiliki pemahaman lain tentang tari Jawa yang mungkin banyak tak disetujui orang. ”Tari Jawa itu kaya unsur seni pertunjukannya, seperti gamelan, kostum.

Tapi garapan tubuhnya sendiri miskin.” Sejak itu, Sardono haus petualangan tubuh. Ia tidak mau terikat pada bentuk-bentuk klasik Jawa. Sardono, yang pernah menjadi penari tangguh Hanuman di Prambanan dan meriset gerak monyet dengan cara melempari monyet di kebun binatang dengan batu, lalu dalam menari membebaskan diri dari ekspresi ornamen tari klasik Jawa yang baku.

Menciptakan Apps Terbail seperti FIN888

Menciptakan Apps Terbail seperti FIN888 – Setiap tim berupaya menciptakan karya yang terbaik. Yang menggembirakan, sebagian besar peserta adalah dari kalangan muda. Hal tersebut bisa diartikan bahwa semangat dalam berkreasi yang muncul dalam diri kaum muda di tanah air sangat menjanjikan. Potensi yang dimiliki oleh peserta seperti yang terlihat di acara ini sudah sepatutnya dijaga. Lomba atau kompetisi mungkin bisa menjadi sarana untuk tetap menghidupkan kreativitas mereka.

Pemenang Setelah melewati waktu 24 jam yang menyita tenaga, panitia Hackathon IWIC 8 mengumumkan pemenang kompetisi programming nonstop yang baru pertama kali diadakan Indosat ini. Aplikasi dengan konsep crowd concert berjudul Lights Me Up didapuk sebagai terbaik pertama Hackathon IWIC 8. “Terbaik pertama, dengan total nilai 906,5 jatuh pada tim 24, dengan judul aplikasi Lights Me Up,” kata Fuad Fachroeddin (Group Head Corporate Communications Indosat) saat pengumuman pemenang. Terbaik kedua dan ketiga berturut­turut diraih oleh tim nomor 15 dengan tema aplikasi VLens dan tim 3 dengan aplikasi Helping Nurse. Sebagai terbaik pertama, tim Lights Me Up berhak membawa pulang hadiah sebesar 12 juta rupiah ditambah smartphone dan tambahan saldo 5 juta dalam bentuk uang Indosat Dompetku.

Sementara terbaik 2 dan 3 diganjar hadiah uang sebesar 8 juta rupiah dan saldo dompetku 4 juta rupiah serta 5 juta rupiah dan saldo dompetku 3 juta rupiah. Pemenang 2 dan 3 juga mendapat hadiah smartphone. Inovatif Dari pantauan selama berlangsungnya acara, hampir seluruh peserta yang mengikuti Hackathon IWIC 8 hadir dengan konsep yang inovatif. Terbaik pertama misalnya, mereka menciptakan sebuah aplikasi yang bisa memerintahkan smartphone untuk mengeluarkan warna tertentu dan diatur sesuai dentuman musik dari jarak jauh.

“Aplikasi ini dipakai saat konser musik. Bayangkan kalau ada ribuan orang menggunakan aplikasi ini, maka konser bisa makin spektakuler,” jelas Firman Azhari, pengembang Lights Me Up. Di salah satu ruang Hackathon, terlihat tim Cocix dari Bandung yang membuat Application Programmable Interface (API) khusus untuk berkomunikasi dengan PC mungil, RaspberryPi. “API ini bisa memerintahkan IO (input/output) Raspberry untuk melakukan sesuatu. Mematikan lampu misalnya atau mendeteksi kalau ada kebakaran.

Nanti semuanya bisa dilihat di smartphone,” kata Danny Ismarianto Ruhiyat, CEO Cocix sembari menunjukkan smartwatch yang terhubung ke sistem yang dibuatnya itu. Lain lagi dengan tim CDC (Celebes Developer Club) yang berasal dari Makassar. Tim yang terdiri dari 3 pria yang sedang menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) ini membuat aplikasi bernama GoUp yang mampu mengontrol kalori seseorang hanya dengan memotret makanannya serta saran untuk melakukan olahraga tertentu agar kalori menjadi seimbang.

Sumber : https://net89.net/

Fatwa Ganjil Di Kampus Seni Bag2

Mereka berdemonstrasi menolak HTI di kampus ISI di Sewon, Bantul, pada Jumat pekan kedua Juni lalu. Tiga hari berikutnya, di tempat yang sama, mereka bertadarus kebudayaan melawan HTI. Dalam pengajian ini, mereka menyuarakan pentingnya pemahaman Islam yang toleran dan menghormati kemajemukan, dengan mengundang kiai dan intelektual muslim.

Alumnus ISI Yogyakarta, A. Anzieb, yang bergabung dalam gerakan menolak HTI, mengatakan ideologi mengharamkan gambar manusia dan binatang disebarkan oleh sejumlah dosen. Anzieb mencatat tujuh dosen di ISI anggota HTI. ”Mereka tersebar di Jurusan Seni Rupa Murni, Jurusan Desain, dan Jurusan Seni Kriya,” katanya. Tujuh dosen ini telah aktif di HTI sejak masih mahasiswa. ”Kini anggota HTI di kampus itu berjumlah ratusan orang,” ujarnya.

Pojok Bermain Demi Memikat Si Buah Hati Bag2

Inilah beberapa idenya: 1. BUKU CERITA DAN SETTING PANGGUNG. Pajang aneka buku cerita di rak buku pajang. Jadikan karakter-karakter dari buku favorit si kecil menjadi se suatu yang “nyata” di pojok bermain.

Baca juga : Kerja di Jerman

Contoh, si kecil suka cerita Itik Buruk Rupa. Kita dapat menyediakan beberapa bebek mainan, seekor boneka angsa, dan kolam buatan dari kardus yang di taruh di meja yang kita sulap menjadi panggung. Dengan begitu, si kecil dapat menceritakan kembali kisah buku favoritnya dalam bentuk 3 dimensi. Awal nya, tunjukkan bagaimana memainkannya. Setelah itu, si kecil dapat ditinggal untuk bermain sendiri. Keuntungan yang didapat antara lain mengoptimalkan perkembangan imajinasi dan daya kreativitas, melatih pengembangan idenya, memperluas kosakata, menguatkan pemahaman literasi awal, dan mengembangkan komprehensi (pemahaman) akan sebuah cerita.

  1. POJOK KARYA SENI Sediakan alat bahan sebagai berikut: – Satu rak rapi diisi beberapa container kecil. Isi container-container tersebut dengan aneka bahan prakarya seperti bola-bola kapas, tutup botol bekas, sedotan warna-warni, stick es krim, kertas potongan, dan sebagainya. – Satu keranjang khusus berisi aneka dus bekas kemasan produk tertentu (dus bekas susu, dus bekas tisu, roll gulung tisu). – Meja kosong yang dilengkapi gunting, lem, pensil, spidol, kuas, dan aneka pewarna. Untuk awalnya, Mama perlu mendampingi si kecil. Bimbing ia merealisasikan idenya dalam bentuk karya 3 dimensi.

Membuat mobil kardus dengan roda dari tutup botol bekas, misal. Begitu si kecil mahir menggunakan gunting, lem, serta memilih jenis dan bentuk material yang tepat untuk karya yang ingin dibuatnya, niscaya ia akan asyik bereksplorasi sendiri. Pojok karya ini akan melatih ketrampilan motorik halus, kreativitas, dan terlebih lagi kemampuan spasial si balita. 3. SETTING UNTUK BERMAIN PERAN. Usia balita merupakan masa bermain dengan imajinasi paling tinggi. Mereka dapat berbicara dengan bonekanya berjam-jam, atau bermain pura-pura dengan tema yang sama berhari-hari (misal, berpura-pura ke bulan). Penelitian tentang keuntungan bermain peran telah banyak dilakukan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Bibit Radikalisme Di Sekitar Kita Bag3

Adapun sikap radikal dalam survei itu diukur antara lain dari kesediaan menyumbang terhadap kelompok yang memperjuangkan syariat Islam, meyakinkan orang lain untuk mengikuti ajaran ini, dan menyetujui penyerangan tempat ibadah agama lain. Remaja seperti pelaku teror gereja Medan mungkin masih labil dalam menerima informasi. Tapi bagaimana memahami kelompok Aliansi Cinta Keluarga, sekumpulan guru besar dan orang terpelajar, yang ingin LGBT dihukum dengan mengajukan permohonan peninjauan undang­undang ke Mahkamah Konstitusi?

Dari hasil survei Yayasan Wahid, level pendidikan dan tingkat pendapatan seseorang memang tidak berkorelasi dengan sikap tak toleran. Para responden yang intoleran dalam survei Yayasan Wahid itu mengaku terpengaruh pandangannya oleh acara­acara dakwah di televisi, ceramah di masjid, dan omongan para ustad. Demokrasi telah melahirkan sisi gelap dampak kebebasan berpikir dan berpendapat. Hasil survei ini harus menjadi perhatian pemerintah secara serius.

Kembalinya Sang Legenda NET89

Kembalinya Sang Legenda NET89 – Game ini menawarkan sistem permainan sederhana dengan cara bermain yang juga sederhana. Terdapat lebih dari 20 level permainan dengan tingkat kesulitan yang sangat menantang. D ari judulnya saja, kita pasti bisa menebak genre game yang satu ini. Tidak salah, Bruce Lee adalah game ber tema fighting single playerdengan sistem permainan side-scrolling. Di dalam game ini terdapat 25 scene atau level yang bisa Anda mainkan. Sebenarnya masih ada scene tambahan, namun saat ini masih belum bisa dimainkan alias coming soon.

Bruce Lee menawarkan cara bermain yang mudah. Anda hanya perlu menyapu layar dengan beragam cara berbeda untuk menghasilkan serangan berbeda. Anda bisa melakukan empat tipe serangan, seperti serangan atas, serangan bawah, baik menggunakan kaki (tendangan) maupun tangan (pukulan). Anda juga bisa melakukan special attack dengan cara menekan layar lebih lama. Sayangnya tidak ada gerakan untuk menangkis serangan lawan. Di setiap scene, paling tidak terdapat hingga sepuluh musuh yang harus Anda kalahkan.

Setiap musuh diciptakan dengan karakteristik berbeda, juga dengan kemampuan yang berbeda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menyerang dan menghindar. Wajib beli in-app purchase Di level-level awal permainan, game bisa diselesaikan dengan mudah, bahkan sangat mudah. Seiring dengan terbukanya scene-scene baru, tingkat kesulitan permainan jadi meningkat jauh. Setidaknya, permainan sudah mulai terasa memusingkan pada scene ke-8. Karakter musuh yang Anda hadapi sudah memiliki keahlian khusus untuk menangkis serangan, sehingga Anda hanya bisa mengalahkannya dengan melakukan special attack.

Sebaliknya, jika Anda terkena serangan musuh satu kali saja, darah Anda akan berkurang hingga 25% dari total 100%. Untuk itulah Anda akan sangat membutuhkan item untuk dibeli agar bisa mengalahkan musuh dengan lebih mudah. Untuk memainkan setiap scene permainan juga membutuhkan item berupa “hati” yang jumlahnya terbatas. Jadi, jika item tersebut habis, Anda harus menunggunya terisi kembali atau membelinya agar bisa kembali bermain.

Sumber : https://net89.net/

Pudar Wangi Pierre Cardin Bag6

Namun, menurut majelis hakim, penggunaan nama yang sama tak bisa jadi bukti bahwa Alexander sengaja mencari untung dengan membonceng ketenaran Pierre Cardin. Gagal di Pengadilan Niaga, Pierre Cardin mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung pada September 2015. Menurut Ludiyanto, amunisi yang mereka gunakan masih sama. Mereka berkukuh menuduh Alexander sengaja mencari untung dengan menumpang pada nama Pierre Cardin yang terkenal.

”Ini sama halnya seperti pembajakan,” ujar Ludiyanto. Pada November 2015, Mahkamah Agung menolak kasasi Pierre Cardin Paris. Majelis hakim mengiyakan pembelaan Alexander soal tidak adanya niat mendompleng. Menurut hakim, Alexander membuat pembeda dengan mencantumkan ”product by PT Gudang Rejeki”. Karena ada ”pembeda”, hakim menganggap unsur iktikad buruk yang ditudingkan Pierre Cardin tak terbukti.

Membangun Sikap Asertif

Di usia prasekolah, sebetulnya anak dapat dilatih untuk mampu mengandalkan diri sendiri dalam menghadapi berbagai situasi. Sering melihat anak diam saja saat mainan- nya direbut oleh temannya? Atau malah sebaliknya, anak sering marah-marah saat kakaknya meminjam barang miliknya? Mungkin ini sudah waktunya si prasekolah belajar bersikap asertif.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Kenapa perlu dipelajari? Sebab, sikap asertif ini tidak terbentuk begitu saja ataupun bawaan lahir. Sikap asertif adalah sikap yang perlu dipelajari dan dibiasakan sejak dini. Menurut Lisa M. Schab, LCSW, penulis Cool, Calm and Confident: A Workbook to Help Kids Learn Assertiveness Skills, bersikap asertif merupakan gaya komunikasi yang paling sehat. Bersikap asertif berarti kita mengakui dan memperjuangkan hak kita, dan pada saat bersamaan kita pun mengakui dan menghormati hak orang lain.

Bersikap asertif bisa diterapkan dalam berbagai situasi, sekaligus membantu anak membangun harga diri positif dan membina hubungan yang sehat dengan orang lain. Memang tidak mudah untuk mengajari si prasekolah bersikap asertif. Apalagi di usia ini anak cenderung ingin mendapatkan apa yang ia inginkan tanpa kesulitan ataupun tantangan berarti. Namun, mengajari anak bersikap asertif penting, sehingga anak bisa menjaga dan melindungi dirinya sendiri. Pada akhirnya, anak harus dilatih untuk mampu mengandalkan dirinya sendiri dalam berbagai situasi, termasuk kapan ia harus mengalah, kapan ia harus membela dirinya sendiri.

MERESPONS TEPAT Sebelum kita mengajarinya, ada tiga cara merespons sesuatu, yakni bersikap pasif, agresif, atau asertif, seperti dijelaskan berikut. * Pasif: menganggap hak atau kepentingan orang lain berada di atas kepentingan kita. * Agresif: menganggap hak atau kepentingan orang lain berada di bawah kepentingan kita. * Asertif: menempatkan hak atau kepentingan orang lain dan kita setara. Contoh sikap pasif, saat anak diejek temannya, ia berkata, “Aku sih memang payah, makanya temanteman nggak mau main sama aku.” Sementara si- 24 kap agresif, saat anak diejek, ia akan membalas saat itu juga, “Kamu juga jelek! Apaan tuh masa main begituan!”

Sumber : https://pascal-edu.com/

Testpack Untuk Deteksi Kanker Bag2

Bagaimanapun, testpack adalah alat ukur kualitatif, hanya bisa memberikan informasi positif atau negatif, tidak bisa lebih dari itu. Untuk akurasi, bergantung pada produk, tetapi hampir semua testpack kehamilan memiliki sensitivitasdan spesivisitas di atas 90% dalam interpretasi kadar HCG. Namun, lagilagi, lantaran testpack hanya alat ukur kualitatif, maka tidak bisa diandalkan untuk menegakkan diagnosis atau kelainan.

Lalu, bagaimana mengetahui hasil positif dari testpack itu bukan suatu kehamilan tapi justru masalah kesehatan lain? Tentu dibutuhkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang lebih lanjut untuk memastikannya. Jadi, setelah mendapati hasil positif pada testpack kehamilan, Mama disarankan segera menemui dokter guna memastikan kehamilan dan menyingkirkan masalah kesehatan lainnya. Begitu pun bila Papa yang menggunakan testpack tersebut dan hasilnya positif, segera konsultasikan ke dokter.

Testpack Untuk Deteksi Kanker

Semua keadaan yang menyebabkan peningkatan hormon HCG dapat memberikan hasil positif pada testpack kehamilan. Adalah Byron Geldard, remaja laki-laki asal Amerika Serikat yang iseng menggunakan testpack hasilnya positif! Tentu, kehamilan dan bukan berarti ia positif hamil, karena setelah memeriksakan diri ke dokter, ternyata ia didiagnosis menderita tumor kecil di salah satu testisnya. Bagaimana bisa testpack kehamilan mendeteksi tumor/kanker testis?

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Begini penjelasannya. Secara prinsip, testpack kehamilan bekerja untuk mendeteksi hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) di dalam urine. Maka, kehamilan dan juga keadaan-keadaan lain yang berhubungan dengan kenaikan kadar HCG di dalam tubuh akan menunjukkan hasil positif pada uji testpack . Nah, beberapa jenis sel kanker, termasuk kanker testis, akan menghasilkan senyawa spesifik yang bisa berupa enzim, protein, hormon, antigen, atau senyawa lain. Senyawa spesifik tersebut diistilahkan dengan penanda tumor dan digunakan untuk deteksi suatu kanker.

Kanker testis sendiri ada beberapa jenis, yaitu: seminoma, embrional, yolk sac, koriokarsinoma, dan teratoma. Namun, tidak semua jenis kanker testis tersebut menghasilkan hormon HCG sebagai penanda tumor. Untuk jenis koriokarsinoma hampir selalu menyebabkan peningkatan HCG, namun yolk sac dan teratoma tidak menyebabkan kenaikan HCG. Sedangkan jenis seminoma dan embrional ada kalanya menyebabkan peningkatan HCG. Jadi, tidak selalu testpack kehamilan bisa mendeteksi kanker testis, ya, Mama Papa. POSITIF = HCG TERDETEKSI Lebih tepatnya begini.

Semua keadaan yang menyebabkan peningkatan hormon HCG dapat memberikan hasil positif pada testpack kehamilan. Yang pertama tentu saja kehamilan, baik kehamilan di dalam rahim (normal) maupun kehamilan di luar rahim (tidak normal). Kemudian, hamil anggur (mola hidatidosa) dan penyakit trofoblas ganas juga memberikan hasil positif. Yang juga mungkin (meski tidak selalu) memberikan hasil positif, yaitu germ cell tumour seperti kanker testis atau kanker ovarium.

Dengan demikian dapat disimpulkan, yang dimaksud dengan hasil negatif adalah tidak terdeteksinya hormon HCG dalam urine dan hasil positif adalah terdeteksinya hormon HCG dalam urine. Untuk Mama, bisa jadi hasil positif itu pertanda kehamilan, tapi bisa juga karena ada keganasan. Sementara pada Papa, hasil postif yang ditunjukkan oleh testpack bisa menjadi pertanda, mungkin ada suatu keganasan pula pada testisnya.

sumber : https://ausbildung.co.id/