Amerika Habiskan Rp 22.312 Triliun untuk Perang Bag3

Sedangkan di antara operasi yang masih berjalan, belanja terbesar mengucur untuk Operation Freedom Sentinel atau aksi militer di Afganistan menghadapi Taliban. Nilai anggaran yang sudah mengucur sebesar US$ 134,3 miliar. Setiap bulan, anggaran yang mengucur untuk operasi yang berlangsung sejak 1 Januari 2015 ini mencapai US$ 2,9 miliar. Selain memerangi Taliban, pasukan Amerika melatih tentara lokal atau Afghanistan National Defense and Security Forces (ANDSF).

Lantaran sudah menghabiskan dana besar, pemerintah Amerika Serikat pun berniat menghentikan perang dengan Taliban. Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis mengungkapkan harapan besar untuk menggelar dialog damai dengan Taliban. Dia menyebut hal ini sebagai sinyal untuk mengakhiri perang di Afganistan yang berlangsung selama 17 tahun.

Belajar Mengingat Wajah Dan Nama

Meski konsep keluarga baru sebatas figur terdekat, mengenalkan anak dengan lingkungan di luar keluarga inti sangat perlu. Bagaimana caranya? Arva sedang pamer kemam- puan adiknya, Athara. “Dek, Uti yang mana?” Athara memutar badannya lalu menunjuk nenek dari pihak ayahnya. “Bagus,” kata Arva, “Sekarang, Tante Tuti yang mana?” Athara pun menunjuk tante yang merupakan adik ayahnya. “Bude yang mana?” tanya Arva merujuk pada kakak perempuan bundanya. Sekali ini Athara terdiam, meski sudah melirik budenya dengan ragu-ragu.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Tidak seperti dua pertanyaan sebelumnya, sekali ini Athara hanya melirik saja tanpa menunjuk, dan wajahnya pun tak antusias. Sang kakak mengajukan pertanyaan berikutnya, “Kalau Kakak Ilham yang mana?” Athara kembali bersemangat dan me nunjuk anak tetangga sebelah rumah yang sedang bermain di rumahnya. Ya, pada usia batita, anak masih belum mengerti hubungan keluarga. Meskipun keluarga dekat, jika jarang berinteraksi, ia tak mudah mengenal sosok tersebut. Sebaliknya, meskipun hanya tetangga di kompleks, tetapi sering bermain bersama, anak akan cenderung mudah mengenalinya.

Kenal, Tapi Tak Bermakna

“Pada prinsipnya batita belum memahami figur-figur yang digolongkan sebagai keluarga,” ujar psikolog Alfa Restu Mardhika. Menurutnya, batita bisa menghafal nama-nama keluarga besar, namun tidak bisa memaknai apa itu paman, bibi, sepupu, dan lainnya. Demikian pula ia mungkin sudah mengenali tetangganya, tanpa memahami makna “tetangga” itu sendiri. Meski demikian, kemampuan batita menjawab pertanyaan tentang dirinya sudah cukup berkembang.

Bila ditanya, “Adek anak siapa?” Mereka biasanya sudah mampu menyebutkan nama ayah dan ibunya. Setidaknya, batita sudah tidak tertukar menyebut ayah dengan nama ibunya atau ibu dengan nama ayahnya. Mereka sudah bisa mengucapkan “Papa Hari” atau “Mama Ranti”, misalnya, meski belum sempurna. “Meski konsep keluarga baru sebatas figur terdekat, mengenalkan anak dengan lingkungan di luar keluarga inti sangat perlu. Terlebih lagi bila orang-orang tersebut masih memiliki hubungan darah dengannya,” ujar Alfa.

Pengenalan tentang posisi dalam keluarga dapat dikenalkan lewat kegiatan sehari-hari, tanpa secara khusus mengajarinya pada anak. Ceritakan mengenai kebiasaankebiasaan anggota keluarga serta keluarga besar yang pernah ditemui oleh anak seperti kakek dan neneknya, demikian Alfa memberikan tip. Misal, ”Adek enggak bisa setiap hari ketemu Kakek karena Kakek tinggal di kota Bandung.”

Sumber : pascal-edu.com

Kandungan Lokal 40 Persen Untuk Ponsel

KEBIJAKAN pemerintah mewajibkan produksi ponsel generasi 4 (4G) LTE (long term evolution) dengan kandungan lokal (local content) mencapai 40 persen, disikapi berlainan antara sesama importir dan juga kalangan operator. Kebijakan yang dikeluarkan oleh tiga kementerian ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian, memberi batas waktu hingga akhir Desember 2016 bagi importir ponsel 4G LTE memenuhinya.

Ancaman jika hingga batas ini belum mencapainya izin impor produsen ponsel itu akan dicabut Kementerian Perdagangan, memunculkan kegelisahan di kalangan importir, yang menganggap kebijakan ini menghambat upaya menghadirkan ponsel ke Indonesia. Namun beberapa importir ponsel pintar menyatakan sudah memenuhi aturan ini, bahkan ZTE, misalnya, menyatakan kandungan lokalnya sudah mencapai 50 persen. Bagaimanapun, pasar ponsel Indonesia sudah mampu menarik pabrikan ponsel dunia untuk mengisinya dalam jumlah besar. Tahun 2014 lalu saja, impor ponsel mencapai 56 juta unit dan tahun ini diprediksi akan mencapai 67 juta unit, 45 persen di antaranya adalah ponsel pintar.

Rwanda Opens Smartphone Factory - Kenyan Wallstreet

 

Diperkenalkannya teknologi smart generasi keempat (4G) LTE (long term evolution) dipercaya akan merangsang pertumbuhan penggunaan ponsel di Indonesia, apalagi teknologi ini dikatakan lebih mudah dan lebih murah digelar dibanding teknologi 3G. Walaupun hal itu tidak berarti tarif data 4G bisa lebih murah dibanding tarif 3G yang sudah dirasa terlalu mahal, namun diperkirakan masyarakat akan migrasi dari layanan 2G langsung ke 4G, karena pengalaman pelanggan yang terbangun. Ramalan itu membuat beberapa produsen ponsel membangun pabrik di Indonesia, selain ZTE yang membuat ponsel 4G LTE Bolt dengan teknologi TDD (time division duplex) pada frekuensi 2,3 GHz untuk PT Internux, juga Oppo di Tangerang dan Evercoss dengan pabriknya di Semarang. Produksi pabrik untuk ponsel yang semula bernama Cross itu sudah mencapai satu juta ponsel setahun, sebagian masih berupa ponsel fitur, sisanya ponsel pintar (smartphone) untuk layanan jaringan 3G, dan akan membuat ponsel 4G LTE. Banyak produsen menunggu kebijakan pemerintah lebih lanjut mengenai komersialisasi dan kesiapan jaringan layanan 4G di 900 MHz, dan 1800 MHz serta 2,1 GHz, sebelum memproduksi ponsel 4G secara besar-besaran.

Hingga saat ini pemerintah baru menyatakan frekuensi 900 MHz sebagai teknologi terbuka, sementara frekuensi 1800 MHz baru akan dibuka pada Februari mendatang dan diharapkan frekuensi 3G di 2,1 GHz juga akan mengikutinya pada pertengah tahun ini.Sulit bagi produsen memasarkan ponsel-ponsel 4G jika jaringannya belum siap atau hanya ada di perkotaan, walau pada kenyataannya jaringan 4G di perkotaan pun belum merata di seluruh pelosoknya. Kebijakan pemerintah soal TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) ini memang akan memacu importir membangun pabrik d Indonesia. Beberapa merek atau importir sudah membangun pabriknya, selain ZTE dan Evercoss adalah Oppo dan Mito, semuanya pabrikan asal Tiongkok. Namun tetap saja terasa ada kendala dalam pemenuhan TKDN sampai 40 persen, yaitu pengadaan komponen yang masih harus diimporyang dibebani bea masuk 10 persen. Tingginya bea masuk ini akan membuat harga ponsel lebih mahal dibanding jika diimpor dalam bentuk bulat.

Industri rumahan Di Tiongkok pun pabrik ponsel tidak membuat komponen sendiri, mereka membelinya dari ribuan pemasok di sekitarnya dan pemegang merek hanya memasukkan komponenkomponen khusus spesifik untuk merek mereka. Itu sebabnya banyak merek ponsel eksTiongkok yang hampir 100 persen menggunakan komponen yang sama sehingga membuat harganya menjadi murah. Jika mengikuti cara Tiongkok, di Indonesia harus ada pabrikpabrik komponen yang bisa berbentuk industri rumahan sebagai pemasok industri dalam negeri, agar harga jual ponsel mampu bersaing. Namun membangun ekosistem industri komponen tidak mungkin dilakukan dalam sekejap, perlu waktu pengembangan yang relatif lama karena harus mulai dari nol. Dewasa ini semua importir ponsel siap memproduksi jika TKDN-nya hanya sekitar 10 persen, yang mereka penuhi antara lain dari pengepakan, buku manual, kabel pengisian (charger), kesing (casing) serta komponen kecil dan sederhana lainnya.

Namun untuk teknologi, semisal chip, tetap harus diimpor, demikian pula perangkat lunak yang belum semua terkuasai. Kecuali produsen besar semisal Foxconn atau Samsung, kebanyakan pabrikan Tiongkok menghindari pembuatan chip sendiri karena mahal akibat teknologi yang digunakan cepat usang sejalan dengan perkembangannya yang pesat, seperti yang terjadi pada teknologi android. Sementara chip dengan teknologi lain juga dihindari untuk diproduksi karena jumlahnya relatif sedikit jika dibanding Android sehingga sulit untuk menekan harga. Pemerintah sendiri menghendaki importir bersikap optimis dan smart, cerdik, dengan munculnya aturan batas minimal TKDN ini. Selain yang bisa dipenuhi secara tradisional sudah berkembang semisal kesing dan buku manual, industri mestinya mengembangkan perangkat lunak (software) yang porsi TKDN-nya bisa mencapai 20 persen sampai 30 persen.

Diyakini tenaga-tenaga Indonesia yang terlatih untuk itu sudah ada, tinggal memperdalam saja. Persyaratan berat lain, untuk pengembangan perangkat lunak para produsen harus memiliki bagian penelitian dan pengembangan (Litbang – R&D) yang biayanya tidak murah. Namun jalan termudah dan investasi yang tidak terlalu mahal bisa dilakukan dengan membeli teknologi perangkat lunak yang sudah tersedia di pasar lalu dikembangkan sesuai kebutuhan lokal. Kelemahannya, teknologi perangkat lunak yang siap dijual oleh pabrikan luar negeri justru perangkat lunak yang usia teknis dan ekonomis komersialnya sudah mendekati uzur akibat munculnya teknologi terbaru. Di dunia industri, perkembangan teknologi telekomunikasi terjadi dengan sangat cepat, usianya (cycle) makin lama makin singkat, sehingga para peneliti pun selalu dikejar waktu untuk memenuhi permintaan pasar.

Tak Lagi Khawatir Bau Karena Judi Online Sudah Baru

Tak Lagi Khawatir Bau Karena Judi Online Sudah Baru – Dibandingkan produk pendahulunya, berbagai merek mesin cuci di pasaran menawarkan desain elegan dengan fitur inovatif pada produk bukaan depan (front loading) dan bukaan atas (top loading). Salah satu fitur yang diunggulkan pada semua produk ini adalah fitur penanggulangan bau tidak sedap pada pakaian karena jamur dan kuman. Untuk menanggulangi bau akibat mesin tidak higienis, fitur pintar Heater System pada LG Sapience memanfaatkan suhu panas untuk mengurangi debu, jamur, dan kuman sebelum pencucian. Samsung menawarkan fitur Eco Drum Clean, yang bisa membersihkan tabung secara otomatis.

Tak Lagi Khawatir Bau Karena Judi Online Sudah Baru

Sedangkan Sharp memiliki fitur Ag Ion Silver untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur, serta fitur Plasmacluster yang menghilangkan bau tanpa proses mencuci dengan air. Untuk pembersihan maksimal, LG menghadirkan teknologi 6 Motion Technologi pada mesin cuci terbarunya LG Sapience, yang mengadopsi 6 gerakan tangan dalam proses pencucian. Sedangkan teknologi Eco Bubble dari Samsung membuat detergen menyerap 40x lebih cepat pada serat kain dan efektif mengangkat noda. Untuk penghematan energi, Sharp menawarkan teknologi termutakhir Heat Pump Drying System yang menghasilkan uap panas pada proses pengeringan dengan sistem kompresor, sehingga diklaim bisa mengeringkan pakaian 100% dengan hanya konsumsi listrik 650 watt, atau lebih hemat 70% dari pengering konvensional.

Beda Jenis, Beda Kebutuhan

Pemanas air (water heater) sudah bukan hal baru di rumah, terutama untuk memenuhi kebutuhan keluarga di zaman yang serbapraktis ini. Untuk memilih water heater yang cocok dengan kebutuhan keluarga, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, kualitas water heater. Di pasaran terdapat beragam jenis merek water heater, di antaranya Hitachi, Ariston, dan Rinnai. Dengan memilih water heater berkualitas dari merek terpercaya, usia pakai dan keamanannya pun akan lebih terjamin. Kedua, sumber energi.

Terdapat 3 jenis water heater yang umum digunakan, yaitu gas, listrik, dan tenaga surya. Jenis gas tentunya lebih hemat energi, namun tabung gas harus diganti secara berkala. Di sisi lain, jenis listrik memerlukan daya yang tinggi, namun lebih praktis dalam penggunaannya. Selain kedua jenis ini, ada pula jenis tenaga surya yang lebih ramah lingkungan, namun harganya lebih mahal. Ketiga, kapasitas penampungan air. Ada jenis water heater yang memiliki penampung (storage), sehingga air panas selalu tersedia. Ada pula jenis tanpa tangki penampung (tankless) yang langsung memanaskan air dengan mesin saat dibutuhkan.

Resmi dan Non Resmi Sama-sama Untung

S aat mendengar nama pegadaian, apa yang terlintas di benak Anda? Pasti beragam ya, tapi yang paling lekat diingatan, ya urusan melego barang sesaat untuk ditebus di kemudian hari. Menguntungkan atau merugikan buat si penggadai? Jawabannya bisa iya, bisa tidak, tergantung sudut pandangnya. Sebab kalau urusan gadai itu masalah kebutuhan mana yang harus didahulukan, atas nama kepepet. Sebelum kulak kulik soal pegadaian, Kita telaah dulu, mulai kapan bisnis pegadaian ini hadir.

Resmi dan Non Resmi Sama-sama Untung

Rupanya pegadaian telah didirikan sejak jaman Belanda, pegadaian didirikan sebagai badan usaha resmi yang menyalurkan kredit dalam bentuk uang tunai dengan cara gadai alias memberi jaminan barang berharga. Nah, kalau sudah sejak zaman Belanda tingkat pertumbuhannya sekarang gimana? Seperti jamur di musim hujan, pegadaian makin menjamur. Nggak percaya? Lihat aja sekeliling Kita. Semakin banyak pegadaian bermunculan di sekeliling kita. Padahal dulu kantor pegadaian ini ya paling 1-2 saja dengan jarak yang berjauhan. Hal ini disebabkan karena banyaknya pesaing yang bergerak di bidang yang sama dengan pegadaian, yang memberikan layanan gadai kepada masyarakat.

Sebenarnya apa sih kegiatan usaha pegadaian itu, sampai-sampai dilirik pihak lain? Di pegadaian itu kegiatan usahanya adalah menggadaikan barang yang kita punya, antara lain elektronik (ponsel, laptop, TV, radio, dan lainnya), kendaraan bermotor (mobil & motor), dan juga emas dan berlian (baik berupa perhiasan maupun emas batangan). Kini banyak pegadaian yang berdiri independen. Pegadaian swasta bahkan pegadaian di konter ponsel ikut membuka gadai. Jika dulu, banyak pegadaian yang mengutamakan elektronik bukan emas, kini pun berubah. Elektronik pun mulai naik daun. Terlebih ponsel yang jumlahnya makin banyak di Indonesia. Tidak bisa dipungkiri kini ponsel pun sudah menjadi barang berharga yang sering digunakan manusia selain untuk berkomunikasi tetapi juga bisa digadaikan.

Sama halnya dengan emas atau BPKB motor & mobil. Pegadaian resmi pun telah menerima beragam jenis ponsel dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan. Tergantung dari masing-masing cabang, namun hampir semua cabang bahkan unit menerima gadai ponsel. Dengan harga minimal barang yang mau digadai berbanderol seken1,5 juta rupiah. Dari pantauan SINYAL di lapangan merk yang paling sering digadai selama 2014 kemarin adalah Samsung, ADVAN dan juga Microsoft Lumia. Bahkan peningkatan gadai ponsel kini sudah menyentuh angka 20-30 persen. Mulai dari tahun 2014 hampir semua pegadaian menerima gadai ponsel. Bahkan konter pun kini membuka gadai untuk elektronik. Tafsiran harga yang ditawarkan 50% dari harga second ponsel di pasaran. Bunga yang diberikan berbeda-beda setiap pegadaian . Uniknya, kini orang-orang pun banyak memilih mengadaikan barangnya ke pegadaian karena ada jaminan barang akan baik-baik saja.

Tak Lagi Khawatir Bau Saat Memenangkan Game Judi Online

Tak Lagi Khawatir Bau Saat Memenangkan Game Judi Online – Dibandingkan produk pendahulunya, berbagai merek mesin cuci di pasaran menawarkan desain elegan dengan fitur inovatif pada produk bukaan depan (front loading) dan bukaan atas (top loading). Salah satu fitur yang diunggulkan pada semua produk ini adalah fitur penanggulangan bau tidak sedap pada pakaian karena jamur dan kuman. Untuk menanggulangi bau akibat mesin tidak higienis, fitur pintar Heater System pada LG Sapience memanfaatkan suhu panas untuk mengurangi debu, jamur, dan kuman sebelum pencucian. Samsung menawarkan fitur Eco Drum Clean, yang bisa membersihkan tabung secara otomatis.

Tak Lagi Khawatir Bau Saat Memenangkan Game Judi Online

Sedangkan Sharp memiliki fitur Ag Ion Silver untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur, serta fitur Plasmacluster yang menghilangkan bau tanpa proses mencuci dengan air. Untuk pembersihan maksimal, LG menghadirkan teknologi 6 Motion Technologi pada mesin cuci terbarunya LG Sapience, yang mengadopsi 6 gerakan tangan dalam proses pencucian. Sedangkan teknologi Eco Bubble dari Samsung membuat detergen menyerap 40x lebih cepat pada serat kain dan efektif mengangkat noda.

Untuk penghematan energi, Sharp menawarkan teknologi termutakhir Heat Pump Drying System yang menghasilkan uap panas pada proses pengeringan dengan sistem kompresor, sehingga diklaim bisa mengeringkan pakaian 100% dengan hanya konsumsi listrik 650 watt, atau lebih hemat 70% dari pengering konvensional.

Pemanas air (water heater) sudah bukan hal baru di rumah, terutama untuk memenuhi kebutuhan keluarga di zaman yang serbapraktis ini. Untuk memilih water heater yang cocok dengan kebutuhan keluarga, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, kualitas water heater. Di pasaran terdapat beragam jenis merek water heater, di antaranya Hitachi, Ariston, dan Rinnai. Dengan memilih water heater berkualitas dari merek terpercaya, usia pakai dan keamanannya pun akan lebih terjamin.

Kedua, sumber energi. Terdapat 3 jenis water heater yang umum digunakan, yaitu gas, listrik, dan tenaga surya. Jenis gas tentunya lebih hemat energi, namun tabung gas harus diganti secara berkala. Di sisi lain, jenis listrik memerlukan daya yang tinggi, namun lebih praktis dalam penggunaannya. Selain kedua jenis ini, ada pula jenis tenaga surya yang lebih ramah lingkungan, namun harganya lebih mahal. Ketiga, kapasitas penampungan air. Ada jenis water heater yang memiliki penampung (storage), sehingga air panas selalu tersedia. Ada pula jenis tanpa tangki penampung (tankless) yang langsung memanaskan air dengan mesin saat dibutuhkan.

Ketua Kontingen Minta Atlet Berjuang Maksimal bag2

Syafrudin kembali menyatakan keyakinannya bahwa medali emas bisa datang dari tim voli pantai Indonesia. “Kami yakin, ya. Medali emas akan ada dari tim ini,” dia berkata tegas. Mendapat tantangan dari ketua kontingen, pelatih tim voli pantai Indonesia, Koko Prasetyo, mengatakan timnya akan berjuang sekuat tenaga untuk mengharumkan nama Indonesia. Anakanak asuhannya telah berlatih dengan disiplin untuk mencapai target medali emas dan mengasah mental supaya siap melawan tim dari negara mana pun.

“Kami akan buktikan, kami akan bertarung maksimal.” Sebelum mengunjungi tim voli pantai, Syafruddin memantau pusat pelatihan nasional cabang atletik di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu lalu. Ia berharap agar cabang olahraga atletik juga bisa menyumbang emas. Tak tanggung-tanggung, dia mengharapkan raihan lima medali emas dari cabang bergengsi ini. “Sebanyak-banyaknya. Kalau bisa, ya lima emas. Kita punya sejarah prestasi bagus di atletik. Karena itu, saya mendorong terus agar atlet-atlet Indonesia berada pada puncak prestasi saat event nanti,” kata Syafruddin.

Bakso Aci ala Catering Pernikahan Murah dan Enak di Jakarta

Bakso Aci ala Catering Pernikahan Murah dan Enak di Jakarta. Bahan: 200 gr daging sapi sengkel segar tanpa dicuci, potong-potong 1/2 sdm bawang merah, goreng 1/2 sdm bawang putih, goreng 1 1/4 sdt garam kasar 1/2 sdt poly powder 2 bh putih telur 250 gr es serut 1/8 sdt penyedap rasa 1 siung bawang putih, haluskan 1/8 sdt merica bubuk 200 gr tepung sagu aren

Bahan Kuah: 750 gr tulang sapi 5 siung bawang putih, goreng utuh, memarkan 3 btg seledri, ikat 3 btg daun bawang, ikat 1/4 sdt merica bubuk 2 sdm garam 50 gr bawang merah goreng 2 sdm gula pasir 3.500 ml air

Cara Membuat untuk 6 porsi : 1. Masukkan daging sapi beserta garam ke dalam food prosesor. Giling sebentar hingga cukup lembut. 2. Masukkan poly powder, es serut, putih telur, penyedap rasa, bawang putih, bawang putih goreng, merica bubuk, bawang merah goreng. Giling hingga lembut. 3. Tambahkan tepung sagu. Giling rata sampai lembut dan kalis. 4. Ambil sedikit adonan. Bentuk bulat. Masukkan ke dalam air hangat. Rebus sampai matang. Tiriskan. 5. Rebus tulang sapi, daun bawang, air, seledri pada api kecil hingga berkaldu. 6. Masukkan bawang putih goreng, merica bubuk, gula pasir, dan garam. Masak sampai mendidih. Tambahkan bawang merah goreng. 7. Sajikan bakso bersama pelengkap, kuah, dan sambalnya.

Udang Ada banyak jenis udang yang bisa diolah menjadi beragam sajian lezat. Udang jenis pancet, misalnya, memiliki tekstur daging yang renyah dan rasa sedikit manis. Udang ini memang cocok sekali diolah menjadi bahan isian dimsum. Agar tetap terasa tekstur renyahnya pada waktu diolah untuk menjadi bahan isi, tidak usah dicincang sampai halus. Sementara bila kita ingin membuat udang bakar atau tempura, sebaiknya gunakan udang jerbung, yang memiliki tekstur daging lembut namun tak mudah hancur saat dibakar atau digoreng.

Berani Coba Minuman Dari Getah Pohon? Getah pohon birch adalah salah satu minuman tradisional di rusia. Pada negara Beruang Merah, mempunyai tradisi minum getah birch, yang telah dilakukan sejak zaman kuno. Getah pohon birch ini dipakai sebagai bahan baku untuk pembuatan anggur. untuk merasakannya, pergilah ke hutan di rusia antara Maret hingga akhir April, ketika salju mencair. Getah pohon birch dipercaya dapat menyehatkan jantung dan pembuluh darah, lo!

Dilatih Membuat Ubi Kopong Bag2

Namun yang menjadi kunci ubi kopong ala Bobobi disukai banyak orang terletak pada cara menggorengnya. Adonan bola ubi warna-warni harus digoreng sebanyak dua kali, dengan durasi goreng masing-masing 10 menit.

Proses pertama, adonan bola ubi digoreng 10 menit hingga setengah matang. Selama digoreng di dalam minyak yang banyak dan panas, adonan bola ubi harus ditekan-tekan menggunakan sutil khusus yang bengkok. Setelah diangkat, bola ubi lalu digoreng kembali. Berbeda dengan proses menggoreng yang pertama, pada proses menggoreng kedua bola ubi harus diplitir dan diputar sambil ditekan, guna menciptakan kekopongan di bagian dalam bola ubinya.

Ketika menekan bola ubi saat digoreng, sesekali api kompor dikecilkan untuk menghindari gosong. Setelah bola ubi sudah membulat sempurna dan tampak kopong, barulah diangkat dan ditiriskan sebentar. Saat akan disajikan, vedro akan menawari pembeli untuk diberi toping taburan atau tidak. Taburannya berupa gula halus atau bubuk susu Milo. “Tambahan topingnya gratis!” tukas vedro.

Sus Jamur Keju ala Catering Jakarta Barat

Sus Jamur Keju ala Catering Jakarta Barat. Bahan: 2 bh jamur kuping, seduh, cincang halus, peras 100 gr margarin 3 butir telur 100 gr tepung terigu protein sedang 1 sdt baking powder double acting 1/2 sdt garam 200 ml air 50 gr keju parut, angin-anginkan, blender halus

Cara Membuat Untuk 240 gram: 1. panaskan margarin, air, dan garam sampai mendidih. matikan api. Tambahkan tepung terigu. aduk rata. masak lagi sampai kalis dengan api kecil. angkat. dinginkan. 2. Tambahkan dengan baking powder lalu secara telur satu demi satu sambil dikocok hingga terlihat rata. masukkan keju dan jamur. aduk rata. 3. masukkan adonan ke dalam plastik segitiga tanpa spuit. semprotkan panjang di atas loyang yang dioles dengan margarin. 4. oven pada suhu 200 derajat celsius dalam waktu selama 10 menit. Turunkan suhunya jadi 130 derajat celsius. oven lagi 30 menit sampai kering.

Bitter Ballen Jamur Untuk 10 buah

Bahan: 2 bh jamur kuping, seduh, iris kasar 2 sdm margarin untuk menumis 50 gr ayam giling 2 siung bawang putih, cincang halus 50 gr tepung terigu protein sedang 150 ml susu cair 50 gr jamur tiram, cincang 50 gr jamur kancing kalengan, iris 3/8 sdt garam 1/2 sdt merica bubuk 1/2 sdt pala bubuk 50 gr keju cheddar parut 500 ml minyak, untuk menggoreng Bahan Pelapis: 2 putih telur, kocok lepas 50 gr tepung panir kasar

Cara Membuat: 1. panaskan margarin. Tumis bawang putih sampai harum. masukkan ayam giling. aduk sampai berubah warna. Tambahkan jamur. aduk sampai layu. 2. Tambahkan tepung terigu. aduk sampai berbutir. Tuangkan susu cair dengan cara sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga terasa licin. 3. masukkan keju cheddar parut, pala bubuk, merica bubuk, garam. angkat. 4. ambil sedikit adonan. bentuk bola bola. Gulingkan di atas tepung panir kasar. celupkan ke dalam putih telur. Gulingkan di atas tepung panir kasar. 5. Goreng menggunakan minyak yang telah dipanaskan pakai api sedang hingga terlihat matang.