Dilatih Membuat Ubi Kopong Bag2

Namun yang menjadi kunci ubi kopong ala Bobobi disukai banyak orang terletak pada cara menggorengnya. Adonan bola ubi warna-warni harus digoreng sebanyak dua kali, dengan durasi goreng masing-masing 10 menit.

Proses pertama, adonan bola ubi digoreng 10 menit hingga setengah matang. Selama digoreng di dalam minyak yang banyak dan panas, adonan bola ubi harus ditekan-tekan menggunakan sutil khusus yang bengkok. Setelah diangkat, bola ubi lalu digoreng kembali. Berbeda dengan proses menggoreng yang pertama, pada proses menggoreng kedua bola ubi harus diplitir dan diputar sambil ditekan, guna menciptakan kekopongan di bagian dalam bola ubinya.

Ketika menekan bola ubi saat digoreng, sesekali api kompor dikecilkan untuk menghindari gosong. Setelah bola ubi sudah membulat sempurna dan tampak kopong, barulah diangkat dan ditiriskan sebentar. Saat akan disajikan, vedro akan menawari pembeli untuk diberi toping taburan atau tidak. Taburannya berupa gula halus atau bubuk susu Milo. “Tambahan topingnya gratis!” tukas vedro.

Sus Jamur Keju ala Catering Jakarta Barat

Sus Jamur Keju ala Catering Jakarta Barat. Bahan: 2 bh jamur kuping, seduh, cincang halus, peras 100 gr margarin 3 butir telur 100 gr tepung terigu protein sedang 1 sdt baking powder double acting 1/2 sdt garam 200 ml air 50 gr keju parut, angin-anginkan, blender halus

Cara Membuat Untuk 240 gram: 1. panaskan margarin, air, dan garam sampai mendidih. matikan api. Tambahkan tepung terigu. aduk rata. masak lagi sampai kalis dengan api kecil. angkat. dinginkan. 2. Tambahkan dengan baking powder lalu secara telur satu demi satu sambil dikocok hingga terlihat rata. masukkan keju dan jamur. aduk rata. 3. masukkan adonan ke dalam plastik segitiga tanpa spuit. semprotkan panjang di atas loyang yang dioles dengan margarin. 4. oven pada suhu 200 derajat celsius dalam waktu selama 10 menit. Turunkan suhunya jadi 130 derajat celsius. oven lagi 30 menit sampai kering.

Bitter Ballen Jamur Untuk 10 buah

Bahan: 2 bh jamur kuping, seduh, iris kasar 2 sdm margarin untuk menumis 50 gr ayam giling 2 siung bawang putih, cincang halus 50 gr tepung terigu protein sedang 150 ml susu cair 50 gr jamur tiram, cincang 50 gr jamur kancing kalengan, iris 3/8 sdt garam 1/2 sdt merica bubuk 1/2 sdt pala bubuk 50 gr keju cheddar parut 500 ml minyak, untuk menggoreng Bahan Pelapis: 2 putih telur, kocok lepas 50 gr tepung panir kasar

Cara Membuat: 1. panaskan margarin. Tumis bawang putih sampai harum. masukkan ayam giling. aduk sampai berubah warna. Tambahkan jamur. aduk sampai layu. 2. Tambahkan tepung terigu. aduk sampai berbutir. Tuangkan susu cair dengan cara sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga terasa licin. 3. masukkan keju cheddar parut, pala bubuk, merica bubuk, garam. angkat. 4. ambil sedikit adonan. bentuk bola bola. Gulingkan di atas tepung panir kasar. celupkan ke dalam putih telur. Gulingkan di atas tepung panir kasar. 5. Goreng menggunakan minyak yang telah dipanaskan pakai api sedang hingga terlihat matang.

Workshop dan Lomba di Summarecon Digital Center

Workshop dan Lomba di Summarecon Digital Center – Summarecon Digital Center (SDC) bekerja sama de ngan CHIP group dan IT Media Kompas Gramedia, mengadakan serangkaian acara lomba dan workshop yang berlangsung dari tanggal 13 Juni sampai dengan 28 Juni 2015. Acara yang diadakan bertepatan denganbulan Ramadhan tersebut, boleh jadi menjadi tempat Ngabuburit bagi sebagian orang yang berkunjung ke Summarecon Digital Center di kawasan Gading Serpong. Selain menyelenggarakan acara workshop dan lomba berhadiah puluhan juta rupiah bersama IT Media Kompas Gramedia, Summarecon Digital Center juga menyelenggarakan pameran teknologi bertajuk COMTECHFEST, berlangsung tanggal 26 Juni sampai dengan 12 Juli 2015. Lomba ketangkasan bermain bola pada media console, FIFA 2015 Game Competition, menjadi kegiatan pertama dari kerja sama Summarecon Digital Center bersam IT Media Kompas Gramedia (13 Juni 2015 ), lalu dilanjutkan dengan Coloring Competition with Summarecon Digital Center (14 Juni 2015), Ngabuburit Bareng Darwis Triadi (20 Juni 2015), Summarecon Digital Center Update Technology (27 Juni 2015), dan Summarecon Digital Center Online Toys Photography Competition (28 Juni 2015).

Menariknya, masing-masing acara di atas, tidak hanya sekadar workshop dan ngabuburit semata, karena setiap kegiatan memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah. FIFA 2015 Game Competition Game FIFA 2015 masih memiliki daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya untuk berkumpul, dan saling mengadu strategi juga skill dalam memainkan si kulit bundar menggunakan stick. FIFA 2015 Game Competition, diikuti oleh lebih dari 160 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di seputaran Gading Serpong, dan juga dari sekitar Jabodetabek. Lombatersebut memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 8.750.000,-, peserta sangat antusias mengikuti lomba ini dari pukul 13.00 – 20.00 WIB. Ngabuburit Bareng Darwis Triadi Pada pekan berikutnya, Summarecon Digital Center dan CHIP Foto Video menggelar workshop dan lomba foto model bertajuk Ngabuburit Bareng Darwis Triadi. Fotografer kawakan dengan beragam prestasi dan karya yang fenomenal tersebut, hadir di Summarecon Digital Center untuk memberikan workshop tentang bagai mana cara memotret model yang baik. Pada kesempatan yang baik tersebut, Darwis Triadi memaparkan teknik memotret menggunakan artifisial lighting, baik continyu maupun flash. Acara Ngabuburit Bareng Darwis Triadi ini, diikuti lebih dari 200 fotografer yang terbagi menjadi 2 katagori, yaitu katagori pelajar/mahasiswa, dan juga kategori umum. Lomba kali ini memperebutkan total hadiah Rp 16.000.000.

Pada pelaksanaan lomba, para peserta harus memotret tiga orang model yang berada di tiga lokasi yang berbeda. Beauty Shoot Photo Contest ini didukung juga oleh Mabua Harley Davidson yang turut menyediakan motor Harley Davidson seri terbarunya, Street 500cc. Usai hunting foto, para peserta turut berbuka puasa bersama redaksi tim CHIP Foto Video. Di sela-sela itu, para juri yang terdiri dari Rakhmat Koes (CHIP Foto Video), Yuliandi Kusuma (Digital Camera), serta Tommy (Summarecon Digital Center) sibuk menentukan foto terbaik. Ada pun, pemenangnya sebagai berikut, katagori pelajar/mahasiswa Juara 1 Indigo – hadiah Rp. 4.000.000, Juara 2 Fajar Wicaksono – hadiah Rp. 2.500.000, Juara 3 Rendy Ardi Permana – hadiah Rp. 1.500.000. Sementara itu, untuk katagori umum terdiri dari, Juara 1 Kurnia – Hadiah Rp. 4.000.000, Juara 2 Gerdi – Hadiah Rp. 2.500.000, Juara 3 Imelda Gonawan – Hadiah Rp. 1.500.000.

Update Technology Perkembangan teknologi dinilai penting dan wajib menjadi pengetahuan bagi para pembaca CHIP dan pengunjung Summarecon Digital Center. Oleh karena itu, Summarecon Digital Center dan CHIP mengadakan talk-show mengenai perkembangan teknologi, dan industri di bidang developer apps, dan robotik. Pada kesempatan itu, hadir Narenda Wicaksono (founder dicoding.com), dan juga Adhiatmo Rahardi (ketua Komunitas Robot Indonesia) sebagai pembicara. Masing-masing pembicara mengungkapkan fakta betapa besar peluang di Indonesia yang masih bisa diraih di bidang aplikasi dan developer apps dan juga robot. Online Toys Photography Competition Dunia toy yang tengah diminati kalangan muda, dihadirkan di Summarecon Digital Center dengan menggelar Online Toy Photoraphy Competition. Acara yang bekerja sama dengan CHIP Foto Video ini, memperebutkan total hadiah Rp. 10.000.000, dan diikuti lebih dari 150 penggemar toys photography. Adapun pemenangnya adalah sebagai berikut: Juara1@thezenstudio -KrisHartanto, Juara 2 @e.kodaryanto – Eko Daryanto, Juara 3 @randyparta – Randy Partawijaya.

Dengan Modal Sedikit Main Judi Via Pulsa Lebih Menguntungkan di banding Trading

Dengan Modal Sedikit Main Judi Via Pulsa Lebih Menguntungkan di banding Trading – Pasar modal Indonesia yang terus mengalami pertum buhan, semakin memberikan kontribusi bagi perekono mian dalam negeri. Indosat Stock Trading Contest (ISTC) hadir untuk mendukung Gerakan Nasional Cinta Pasar Modal (GeNTa) serta menjawab tantangan pesatnya per— tumbuhan perekonomian Indonesia. ISTC perwujudan dari pilar edukasi program Corporate Social Responsibility yang merupakan kompetisi perdagangan saham virtual yang diluncurkan 8 April – 30 September 2015. ISTC merupakan program sosialiasi dan pembelajaran dalam melakukan investasi/transaksi saham secara virtual yang mengacu kepada sejumlah saham pilihan yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia secara realtime. Bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia dan WinGamers selaku penyedia layanan Virtual on line trading pertama di Indonesia, Indosat berkomitmen meningkatkan pemahaman (literasi) masyarakat umum khususnya membantu mempersiapkan generasi muda untuk menjadi investor handal serta meningkatkan jumlah investor di Pasar Modal Indonesia dari kalangan anak muda. ISTC yang didukung penuh oleh CHIP dan Kompas Gramedia ini, terus melakukan sosialisasi ke Kampus-kampus di beberapa kota di Indonesia. Aktivitas kunjung kampus Indosat Stock Trading Contest (ISTC) yang berlangsung sejak bulan April tersebut, semakin seru dan kian diminati para mahasiswa. Setelah melakukan roadshow di Universitas Multimedia Nusantara, dan Swiss German University, pada Mei lalu, roadshow ISTC digelar di sejumlah kampus.

Antara lain, Universitas Padjadjaran Bandung, Universitas Widyatama Bandung, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Indonesia Depok, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, dan Universitas Airlangga Surabaya dapat giliran kunjungan untuk pelatihan stock trading. Yang menarik, dari roadshow yang telah berlangsung, animo para peserta yang nota benenya mahasiswa tersebut, sangat tinggi. Sampai awal Juni, jumlah peserta ISTC telah mencapai 6.300- an orang. Pada menjelang minggu akhir, jumlahnya membengkak mencapai 7.100 orang lebih. Hal ini menunjukkan bahwa keinginan mahasiswa dan umum untuk mencoba bermain saham semakin tinggi. Beberapa di antaranya malah telah cukup paham dan terlihat sudah sering bermain trading saham.Padahal, seperti diketahui, Indonesia masih tertinggal dalam hal jumlah pemain saham. Kebanyakan didominasi oleh pemain asing. Untuk merubah tren ini salah satu caranya adalah dengan me ngenalkan permainan saham sedini mungkin, terutama di kalangan mahasiswa. Metodenya tidak cukup hanya dengan sekadar memberikan wacana dan pemaparan fakta. Namun juga sangat perlu dilakukan metode khusus yang serius tetapi tetap fun. Ketertinggalan ini bukan lantaran minat atau animo masyarakat untuk bermain saham kurang. Melainkan karena kita tidak teredukasi tentang bagaimana melakukan investasi dalam bentuk perdagangan saham. Dari sinilah kemudian Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat memulai gagasan untuk melakukan ajakan belajar dan bermain. Indosat merasa perlu membuka media pelatihan secara praktis sekaligus memberikan investasi yang nilainya sangat besar.

Setiap pendaftar mendapat jumlah investasi sebesar Rp 1 miliar dalam bentuk virtual. Konsep ISTC adalah belajar dan berkompetisi. Di kampus, tim yang terdiri dari Indosat dan WinGamers (penyedia aplikasi web untuk stock trading) melakukan pengenalan, dan mengajak setiap mahasiswa untuk langsung belajar bermain saham. Mereka tentu saja dibekali modal sebesar Rp 1 miliar dalam bentuk uang virtual yang dipergunakan untuk melakukan perdagangan. Selama sekitar dua hingga tiga jam, mahasiswa dapat merasakan bagaimana serunya benar-benar berhadapan dengan angka-angka harga saham. Mereka ditantang untuk melakukan aksi, kapan membeli dan kapan melepas. Bagi mahasiswa yang baru pertama kali mencoba umumnya langsung merasa suka dan penasaran untuk beraksi. Tetapi bermain saham tetaplah ada caranya agar memperoleh keuntungan. Di sinilah peran lain tim WinGamers diperlukan. Mereka memberikan berbagai macam tips dan trik. Sementara yang sudah terbiasa bermain, mereka seperti sudah layak bekerja di bursa efek. Di setiap kampus juga digelar kompetisi. Mereka yang bermasil memperoleh poin tertinggi pada transaksi selama beberapa jam itu akan dinobatkan sebagai King atau Queen of Investar.

Kemeriahan tak berhenti sampai di situ, karena setelah seluruh peserta ISTC bergabung di aplikasi WinGamers untuk bermain saham, pada setiap dua minggu akan dipilih pemenang . Bahkan Indosat selama bulan Ramadhan bagi-bagi pulsa sebesar Rp 25.000,- untuk kamu yang bisa menunjukkan kemajuan atas hasil perdagangan saham kamu lewat media sosial Twitter: @indosatistc atau Facebook: Indosatistc. Hadiah Dua Mingguan, Setiap dua minggu sejak 8 April -30 September 2015 akan dipilih lima pemenang yang masing-masing akan mendapatkan Rp 1 juta dalam bentuk saldo Indosat Dompetku. Hadiah Finalis, Akan dipilih 15 finalis yang masing-masing memperoleh Rp 2 juta dalam bentuk saldo Indosat Dompetku dan mengikuti bootcamp (pelatihan) dengan tutor dari pakar saham Indonesia.

Sementara itu, untuk Hadiah Utama, Juara 1: Rp 5 juta (saldo Indosat Dompetku) + Rp 10 juta (uang tunai) + Rp 20 juta (penyertaan modal) + gadget. Juara 2: Rp 4 juta (saldo Indosat Dompetku) + Rp 5 juta (uang tunai) + Rp 20 juta (penyertaan modal) + WWW.CHIP.CO.ID 08/2015 9 gadget. Juara 3: Rp 3 juta (saldo Indosat Dompetku) + Rp 2 juta (uang tunai) + Rp 20 juta (penyertaan modal) + gadget. Bagi Anda yang tertarik mengikuti ISTC tahun ini, dapat langsung mengakses dan melakukan registrasi secara online melalui website www.indosat.com/istc. Pada laman tersebut, Anda dapat langsung meng-klik menu Daftar, lalu isi data diri yang sebenarnya dan ja ngan lupa masukkan nomor Indosat Anda, dan jangan lupa masukkan kode sekuriti. Selanjutnya, cek tombol persetujuan kelengkapan data, lalu klik tombol Daftar. Setalah Anda meng-klik tombol Daftar, segera cek notifikasi konfirmasi lewat SMS dan email. JIka Anda te lah melakukan verifikasi, Klik menu Login dengan ID dan Password yang telah diberikan. JIka sudah, silakan mulai melakukan virtual trading dan raih kesempatan untuk menjadi salah satu pemenang utama. (

Smartwatch Apple Terbaik

Apple tahu persis kapan merilis varian gawainya. Apple Watch! Gawai pakai yang paling menyita perhatian dibandingkan iPhone dan iPad. Ini adalah masterpiece sang piawai teknologi. Benang merah desain Apple yang khas masih melekat, terutama pada tampilannya yang sangat minimalis. Menggunakan layar sentuh dengan layout menu yang menyesuaikan space layar retina. Pada varian Sport bahkan dilapis oleh Ion-X Glass. Teknologi Force Touch yang menggunakan elektroda yang tipis digunakan. Tujuannya agar mampu mendeteksi perbedaan perintah sentuhan. Sangat sensitif. Termasuk swipe yang responsif. Siri nimbrung di sini, sebagai cara perintah menu lainnya.

Tak heran jika Apple amat bangga pada produk yang disebut lebih intuitif ini. Hal ini berkat chip bernama Taptic Engine. Sensor lain yang melengkapi arloji digital dengan penampang bujursangkar berukuran 4,2 cm ini adalah kombinasi antara infrared dengan LED serta diode foto yang bertugas membaca detak jantung. Selain akselerometer tentu saja. Wi-Fi dan GPS pun ada. Secara keseluruhan seri ini dipasok dengan mesin tunggal. Sebuah chipset S1 yang menjadi penggerak semua sistem. Sementara isi ulang tenaga mengunakan temuan baru bernama teknologi MagSafe. Dengan sebuah magnet yang ditempelkan di punggung jam ketika nge-charge. Ada tiga varian disiapkan; basic, sport dan edition. Sedang talinya tersedia lebih beragam lagi. Harga paling murah sekitar Rp 4,4 jutaan. Dipasarkan pada 14 Februari jika tak ada aral

Kelebihan Kekurangan Xperia Z3 untuk Gadget Piknik di Kota Bunga

Kelebihan Kekurangan Xperia Z3 untuk Gadget Piknik di Kota BungaKembali pada pertanyaan diawal, “Apakah banyak fi tur dari Xperia Z3 yang di pangkas?” jawabannya adalah tidak. Penurunan spesifi kasi hanya terjadi di sektor RAM (3 GB menjadi 2 GB) dan resolusi maksimal dari display (1080p menjadi 720p) saja. Sedangkan menjawab pertanyaan “apakah Z3C setara dengan ponsel compact atau mini lainnya?”, jawabannya juga tidak. Z3C berada diatas kompetitor lain. Hanya saja, harga yang di tawarkan ikut-ikutan lebih tinggi dari pada kompetitornya. Secara keseluruhan Xperia Z3 Compact ini adalah ponsel dengan paket fi tur super komplit. Untuk penggila foto, pendengar musik, gamers atau Playstation maniak, sepertinya Z3C berdiri sendirian. Design Terlihat elegan dan eksklusif. Menggunakan ponsel saat beraktivitas dengan air jelas bukan masalah lagi.

Ukuran layar 4.6” menghasilkan pixel density 319 ppi. cukup bagus mengingat iPhone 6 dengan layar 4.7” menghasilkan 326 ppi. Salah satu ponsel dengan fi tur terkaya pada kameranya. Remote Play antara Playstation 4 dan Z3C Underwater camera bisa digunakan sampai kedalaman 1,5 meter selama 30 menit pada air bersih. Pemilihan kamera sedikit susah untuk menentukan mode apa yang cocok pada situasi tertentu sehingga terlalu mengandalkan mode superior auto untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Penggunaan kamera kadang terhenti dengan sendirinya. Software update sepertinya akan mengatasi hal ini. Material kaca depan belakang cukup meragukan jika Z3C terjatuh atau terbentur benda keras. (kami sempat berpikir untuk melakukan drop test pada test unit kami. tapi tentu tidak terjadi) Kompetitor iPhone 6 / Samsung Galaxy Alpha Alhasil perbandingan paling adil adalah dengan menyandingkan iPhone 6 dan Samsung Galaxy Alpha dengan Z3C. Masing – masing memiliki kelebihan tersendiri, hanya saja Z3C mampu melampaui iPhone 6 melalui sisi camera dan membabat habis Samsung Galaxy Alpha dari segi battery life.

Hp Sony Anti Air Terbaik untuk Piknik Bagian 2

Hp Sony Anti Air Terbaik untuk Piknik Bagian 2 – 10 Controller dan Remote Play Seperti Xperia Z3, Z3C juga di bekali fi tur unik yang sangat memanjakan pengguna Playstation. Pertama, Z3C bisa menggunakan kontroler Dualshock 3 ( Playstation 3) dan Dualshock 4 ( Playstation 4). Yang diperlukan hanya sedikit pairing antara kontroler dan Z3c melalui setting yang sudah tertanam di dalam Z3C. Navigasi pada Z3C bisa di kontrol melalui kontroler yang telah di pairing. Untuk beberapa game yang menggunakan tombol dan kursor, kontroler yang di gunakan sangat responsif dan presisi. Sayang untuk game yang menggunakan swipe screen (temple run, despicable me..) kontroler tidak berfungsi sebagaimana mustinya. Kedua, Remote Play. Pengguna Playstation 4 dimana pun akan sangat bersyukur kepada Sony telah menyematkan fi tur ini. Ya, dengan Remote Play kita bisa memainkan game Playstation 4 pada Z3C melalui streaming dari konsol Playstation 4. Semua yang dihasilkan oleh konsol berserta kontrolnya akan terpampang di layar Z3C dengan sempurna. Fitur yang sangat menarik. jika anda memiliki Playstation 4 tentunya. 8 Performance Layaknya Z3 standard, Z3C menggunakan Qualcomm Snapdragon 801 quad-core processor dengan kecepatan 2.5 GHz. Memang ada penurunan RAM yang hanya 2 GB dibanding Z3 (3 GB) tapi 2 GB pun sudah lebih dari cukup untuk mengatasi berbagai aplikasi dan permainan tanpa masalah sama sekali. Untuk memori, tetap menggunakan 16 GB tapi jelas jika ingin menambah memori sudah disediakan slot microSD yang bisa didorong untuk menampung 128 GB. Cukup mengejutkan pada saat benchmark, dibandingkan dengan Z3 regular tidak terlalu jauh perbedaannya. Z3C malah bisa mengalahkan Z3 regular pada sektor graphic test.

Tapi ini wajar mengingat Z3C memiliki resolusi lebih rendah (720p) dibanding dengan Z3 regular (1080p). Menggunakan Geekbench3, Antutu dan Sunspider benchmark hasil dari Z3C sangat mengejutkan dengan bisa berada di atas beberapa merek fl agship regular sebut saja Samsung Galaxy S5 dan HTC M8. Tapi kembali lagi, penulis bukan orang yang mendewakan benchmark. Tetap saja yang terpenting adalah selagi ponsel bisa di gunakan di berbagai macam situasi tanpa mengalami penurunan performa, maka ponsel itu jauh lebih bisa diandalkan dibanding benchmark terbaik sekalipun. 10 Battery Life Untuk sektor ini, walau Z3C hanya dipersenjatai dengan kapasitas baterai sebesar 2600 mAh, Sony mengklaim bahwa handset ini dapat bertahan hingga dua hari. Didukung dengan review dari luar yang menyatakan bahwa talk-time dari Z3C saat berada di jaringan 2G dapat bertahan selama 12 Jam, dan 14 jam pada jaringan 3G. Namun dari hasil pengetesan yang dilakukan secara intensif, batere dari Z3C dapat bertahan selama 1 Hari 10 Jam 54 Menit dengan penggunaan layar sebesar 29% yaitu 8 Jam 2 Menit dan penggunaan telepon selama 41 Menit. Performa batere yang luar biasa! Hal ini membuktikan bahwa manajemen daya dari Sony yang teroptimisasi dengan OS Android berjalan dengan baik. Hasil yang didapatkan tersebut murni tanpa bantuan penghemat daya ataupun stamina mode.

Dengan menggunakan Stamina Mode, daya tahan penggunaan baterai diklaim dapat bertahan lebih lama. Sebab Stamina Mode mampu memaksimalkan penghematan penggunaan daya saat ponsel berada di posisi Idle atau standby, terdapat opsi tambahan untuk membatasi kinerja processor sehingga daya tahan penggunaan baterai semakin lama. Dan masih ada lagi modus penghematan daya yang terakhir yaitu Ultra Stamina Mode yang jauh menghemat penggunaan daya atau performasi dari ponsel dengan membatasi fungsi dan aplikasi di ponsel menjadi hanya beberapa aplikasi dan fungsi penting. Mode ini di klaim dapat membuat ponsel bertahan selama lebih dari seminggu. WOW! 8 Comparison Kembali menghubungkan kata “compact” pada Z3C, seharusnya dibandingkan dengan sesama versi compact dari fl agship merek lain. Mari kita lihat Samsung Galaxy S5 (SGS5) mini atau HTC One Mini 2 (HTCOM2). Melihat dari build quality, Z3C lebih terlihat solid dan elegan dibanding SGS5 mini yang keseluruhan bodynya terbuat dari plastic.

Sedangkan untuk HTCOM2 build quality juga tampak premium karena menggunakan material yang sama seperti yang di gunakan oleh HTC M8. Beranjak ke performa ponsel, Z3C dengan 2GB RAM dan quad-core 2.5GHz Qualcomm Snapdragon 801 processor, jauh meninggalkan saingannya. SGS5 mini hanya memiliki 1.5GB RAM quad-core 1.4GHz Exynos 3 Quad 3470 processor dan HTCOM2 pada 1.2GHz quad-core Snapdragon 400 processor. Satu hal kelebihan kompetitor Z3C adalah harga yang mereka pasang lebih murah dan bersahabat. 8 Daya Saing Membandingkan Z3C dengan ponsel lain berdasarkan harga, maka kita akan mendapatkan beberapa pemain lama. Sebut saja Samsung Galaxy S5 regular, HTC M8 atau Nexus 5 tapi sedikit kurang adil mengingat umur dari fl agship tersebut lebih tua 8 -12 bulan.

Hp Sony Anti Air Terbaik untuk Piknik di Kota Bunga

Hp Sony Anti Air Terbaik untuk Piknik di Kota BungaS emenjak tahun 2013 Xperia Z series (Z1, Z2, Z3) selalu berada di jajaran handheld premium, baik fi tur maupun harga. Pamornya seolah tertanam di benak para Sony Mania. Termasuk seri kompaknya, yakni Xperia Z3 Compact (Z3C) adalah versi lebih kecil dari Xperia Z3 yang merupakan fl agship terakhir dari Sony. Mengusung nama “Compact” apakah artinya banyak fi tur yang akan di pangkas pada ponsel ini? apakah Z3C setara dengan ponsel compact atau mini lainnya? hmm.. coba kita bedah deh! 8 Desain Seperti Xperia Z series pada umumnya, Sony tetap mengusung desain favorit mereka yang terkenal dengan nama Omnibalance. Begitu juga dengan Z3C. Dibangun dengan menggunakan material yang premium dan elegan, yaitu panel kaca pada bagian depan dan belakang. Kesan kaku pada desain material berbahan kaca tertutup oleh desain frame samping yang membulat dan berbahan dasar campuran plastik dan karet. Sehingga Z3C sangat nyaman digenggam dan terasa pas di tangan. Frame samping ini selain berguna sebagai pelindung anti air juga berfungsi sebagai peredam benturan jika saja Z3C terjatuh.

Peletakan single fl ash di samping kamera membantu pencahayaan yang optimal saat megambil foto di malam hari. Untuk bagian depan dari perangkat terdapat earpiece dan mouth piece yang berfungsi sebagai mic dan speaker serta mendukung stereo speaker saat menjelajah fi tur multimedia. Bagian atas dari Z3C terdapat sebuah port jack audio standar 3.5mm dan sebuah noise cancelling mic. Pada bagian kiri dari handset terdapat beberapa slot penting yang mencangkup slot micro SD dan konektor micro USB, serta port untuk memasukan Nano Sim Card. Di bagian ini juga terdapat magnetic port yang berfungsi sebagai alternatif pengisian daya perangkat tanpat harus membuka fl ap untuk port micro USB. Sedangkan pada bagian kanan dari perangkat terdapat tombol power, volume rocker, dan juga tombol shutter camera. Pada bagian bawah dari perangkat terdapat lanyard enyelet (strap holder) yang merupakan ciri khas ponsel keluaran Sony, dan satu lagi noise cancelling mic. 9 Display Sony merupakan perusahaan besar yang selalu memberikan teknologi terbaik pada produk TV dan kamera. So, tidak ada alasan buat Sony untuk tidak memberikan display terbaik untuk produk ponselnya. Itu yang terjadi pada Z3C. Salah satu fi tur dari Bravia TV Sony untuk Z3C adalah Triluminos dan live colour LED. Fitur ini menghasilkan gambar yang di hasilkan oleh Z3C sangat jernih dan tajam walau dilihat dari sudut manapun. IPS display 4.6” pada Z3C mempunyai brightness yang sangat bagus. Menggunakan Z3C di bawah sinar matahari langsung sekalipun, gambar yang di hasilkan sangatlah jelas. 7 Interface Homescreen pada Z3C mungkin untuk sebagian orang terlihat biasa saja, tapi tidak untuk pengguna konsol game Playstation. Sebab, mulai dari background hingga menu keseluruhan kental sekali aroma dari Xross Media Bar (XMB) a la Playstation 3 dan Playstation 4.

Sedangkan boot up soundsnya menggunakan boot up sounds dari Playstation 4. Homescreen bisa ditambah kanan kiri untuk keperluan widget dan lainnya. Begitu juga dengan app drawer. Hanya saja pada app drawer jika di geser ke kiri kita akan mendapati drawer setting. 8,5 Camera Bagian yang paling di elu-elukan dari Z3C adalah bagian kameranya. Beresolusi 20.7 megapixel dan dipadukan dengan bukaan aperture f/2.0 menghasilkan gambar detail yang tinggi. Walau agak terkesan over sharpening di beberapa kondisi pengambilan gambar. Kami dari GNCI (Google Nexus Community Indonesia) mengujinya di bawah air, hasil dari gambar yang diambil jernih dengan tingkat kontras yang lumayan baik. Terdapat beberapa fi tur pendukung lainnya dalam modus bidik kamera yang ditampilkan di layar, tapi penggunaan mode Superior Auto dengan sangat pintar memilih skenario tepat untuk pengambilan gambar. Dukungan pengambilan gambar resolusi penuh 20.7 Megapixel hanya bisa dilakukan di mode manual dengan aspect ratio 3:4. Sedangkan resolusi maksimum untuk aspect ratio 16:9 adalah 15.5Megapixel yang hanya bisa diakses melalui mode Manual. Di fi tur HDR lain lagi ceritanya, di mode Manual hanya bisa dilakukan saat menggunakan resolusi 8Megapixel.

Pengambilan gambar pada malam hari tanpa menggunakan fl ash akan menghasilkan gambar yang bagus dengan detail yang baik berkat bantuan bukaan aperture yang begitu besar. Dan pada kondisi cahaya yang ekstrem sekalipun, Z3C masih dapat mengabadikan momen berkat dukungan High ISO hingga ISO 12.800. Sedangkan untuk kamera bagian depan, dengan dukungan resolusi 2.1Megapixel akan menghasilkan gambar-gambar tajam, asal dengan kondisi cahaya yang mendukung, walau terkadang gambar yang dihasilkan terlalu soft dan kehilangan detail. Terutama untuk pengambilan gambar menggunakan kamera depan pada malam hari. Pengambilan video menggunakan Z3C sangat handy dan mudah. Anda tinggal memilih mode superior auto dalam pengambilan video, maka pengaturan setting perekaman akan menyesuaikan dengan tingkat pencahayaan yang ada dalam scenario yang sebenarnya. By default, resolusi pengambilan video adalah 1080p, namun kita dapat merubah resolusi menjadi 4K dengan masuk ke dalam mode pengambilan video 4K.

Terdapat banyak fi tur tambahan dari mode kamera Z3C yang dapat membuat momen yang direkam semakin indah. 8,5 Musik Di sektor Musik, Z3C didukung oleh aplikasi musik anyar yang merupakan ciri khas Sony. Yakni Walkman. Interface dari Walkman terdiri dari Infi nite album scroll gallery, dimana untuk berpindah lagu satu dan lainnya tinggal menggeser ke atas atau ke bawah dari preview album yang ada. Untuk masalah penyempurnaan ID3Tag dari musik, serahkan saja pada fi tur Download Musik Info yang bisa diakses dari panel setting pada menu Walkman. Fitur ini akan mengunduh semua fi le dan data penting yang terkait terhadap masing-masing fi le musik yang ada di library. Dengan demikian detail musik akan terbaharui dan lebih sesuai. Di sub fi tur sound quality, suara yang dihasilkan sangatlah mendetail dan bersih. Kolaborasi nada, dentuman bass yang dalam, petikan gitar, dan harmonisasi vokal menyatu dalam range yang luas. Hal ini dibantu dengan adanya optimisasi fi le musik menggunakan fi tur Clear Audio+ yang menentukan secara otomatis settingan yang sesuai dengan masing-masing fi le musik. Pada bagian sound enhancement, terdapat sebuah fi tur Digital Sound Enhancement Engine (DSEE) yang meningkatkan kualitas dari musik yang terkompresi dengan mengembalikan detail suara dengan rentang yang tinggi. Akan terasa perbedaan antara fi le musik yang diputar tanpa atau dengan menggunakan opsi Clear Audio+ tersebut. Namun perbedaan ini hanya terasa sedikit jika fi le yang dimainkan terkompresi. Lain halnya saat memainkan musik yang tidak terkompresi baik dengan format .FLAC atau lossless lainnya, perbedaan kualitas rentang suara akan semakin terasa perbedaannya.

Dimana setelah mengaplikasikan opsi Clear Audio+, fi le musik tersebut dioptimasi sesuai dengan karakter asli dari musik tersebut dengan kembalinya beberapa detail audio yang menghilang saat fi le tersebut dikompresi. 6 Sony Applications (bloatware) Hal menarik saat pertama kali menghidupkan Z3C adalah kita di berikan pilihan untuk sign in pada Sony Entertainment Network dan Playstation Network (selain akun gmail pastinya). Mungkin untuk kita di Indonesia beberapa fi tur seperti Musik dan Video Unlimited, dimana kita bisa membeli atau menyewa musik dan fi lm tidak diperlukan karena masalah regional. Begitu juga fi tur Navigation by Garmin yang tidak menyediakan peta Indonesia dalam list-nya. Tapi, fi tur lain seperti Xperia Lounge (blinkfeed pada HTC series) Sony Select, dan Playstation network sangat menyenangkan untuk digunakan.

Demam Lada Dipicu Harga Bag3

Tidak seperti perkebunan kakao dan sawit yang membutuhkan lahan skala besar, berkebun lada bisa di lahan yang tak terlalu luas. Bahkan lada bisa ditanam dalam pot. ”Petani lada punya seribu meter termasuk relatif kaya. Kalau punya satu hektare sudah kaya raya,” kata Thoriq. Asalkan keringnya sempurna, hasil panen lada bisa disimpan bertahun-tahun hingga mendapatkan harga jual tertinggi. Yogi Sungkowo memberi perkiraan kasar hitung-hitungan untung-rugi lada.

Menurut dia, rasio biaya dibandingkan dengan penjualan lada mencapai 1 : 3. Artinya, dengan produksi minimal 1 ton per hektare, setiap 1 rupiah biaya yang dikeluarkan petani bisa menghasilkan 3 rupiah. Di tingkat petani, biaya produksi lada putih—dari persiapan tanam hingga pengolahan pasca-panen—mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Sedangkan harga penjualan lada dalam beberapa tahun ini stabil di atas Rp 100 ribu.

Selain meraup untung dari hasil panen, petani bisa menikmati penghasilan tambahan dari panen tanaman sela, seperti kacang-kacangan dan jahe. Menurut Yogi, ternak petani juga mendapat keuntungan karena pakannya dipasok dari pemangkasan rutin pohon rambatan lada dan tanaman pagar. ”Kotoran ternaknya dikembalikan lagi ke lahan sebagai pupuk,” ujar Yogi. Meski bercocok tanam lada menggiurkan, Direktur Pelaksana PT Amanjaya Lampung Selvi Aprilia khawatir demam lada membuat harga jatuh.

”Kalau semua orang tanam, pasokan akan terlalu banyak sehingga harga murah,” katanya. Selvi berharap pemerintah memberikan penyuluhan yang benar kepada petani agar tidak hanya ikut-ikutan. Amanjaya selama ini membeli hampir 75 persen lada yang diproduksi di Lampung. Volumenya rata-rata 200 ton per hari. Hampir seluruhnya diekspor mentah ataupun setengah jadi ke Amerika, Jepang, Eropa, dan Rusia. ”Hanya 5 persen ke pasar lokal,” ujarnya.

Premium Vs “Predator”

Pergerakan harga ponsel yang dinamis menjadi salah satu inti dari strategi Sony Mobile Communications. Apalagi di negara-negara seperti Indonesia yang tetap dianggap masih berpotensi besar membeli produk, begitu melimpah oleh variasi produk dengan segala tawaran harganya. Bahkan, menurut Ika Paramita, Product Manager, Sony Mobile Communications Indonesia, Indonesia sering dapat “hak istimewa” untuk membuka harga lebih “miring” dibandingkan negara lain.

Baca juga : Net89

Tetapi penciptaan teknologi komponen dan chipset seringkali tidak sejalan dengan kebijakan harga terjangkau. Komponen layar misalnya – yang merupakan part paling mahal- dengan penambahan fasilitas termasuk pelapis layar, tak bisa dipangkas. Pabrikan global tak mau berisiko membuat konsumen tak nyaman. Umpamanya, Sony yang menambahkan teknologi Triluminos ditambah LED yang menciptakan live colour pun masih ditambah XReality sehingga layar tetap terang meski “disiram” oleh intensitas terik mentari yang tinggi.

Kendati jika tanpa seabrek teknologi ini, konsumen tak juga ngomel. Bagi pabrikan macam Sony, tak bisa lengahkan hal ini. Dengan kata lain “no excuse”. Sementara pabrikan lokal atau Tiongkok tak akan ambil pusing. Bagi mereka, hal paling penting adalah memangkas seideal mungkin harga komponen agar kelak harga jual berada di kategori terjangkau. Tetapi kini, standar baru telah ditorehkan oleh beberapa pabrikan baru. Sedikitnya, ada tiga hal penting yang jadi standar untuk komponen. Layar jernih, prosesor cepat, dan kamera high resolution.

Mereka tidak peduli penambahan teknologi lain selain tiga hal ini. Sementara, paradigma baru juga ikut dikebut. Yaitu, layanan mobile internet sebagai solusi anyar. Maka, ada cloud storage, messenger service, hingga live theme. Bagi pengguna awam hal ini tak terlalu penting, tetapi bisa jadi value added meski sekadar lips services. Dan, pabrikan-pabrikan ini sukses memangkas harga. Xiaomi Mi3 misalnya yang menggunakan baterai Samsung, harga per baterai dengan kapasitas yang sama lebih murah ketimbang salah satu seri Galaxy.

Ini menarik, sekaligus menim bulkan pertanyaan; apakah benar Samsung naikkan harga baterai atau Xoami yang bisa menego agar diberi harga lebih murah? Dan, selain Xiaomi, OnePlus pun telah bersiap, kabar terakhir brand kedua ini sudah me-preorder-kan seri OnePlus One yang memakai CyanogenMod. Mereka seperti predator yang akan melumat siapa pun yang tak melek teknologi dan yang berani pasang harga tinggi. Sungguh pun itu brand global. Brand global, memiliki opsi bertahan pada premis “Premium brand”.

Yang namanya premium, bukan sekadar pasang komponen tertinggi, namun juga cita rasa desain dan material terbaik. Kemudian tak ketinggalan up date teknologi seperti DESS HX pada audio Sony Xperia Z3, ISO yang lebih tinggi sehingga bisa memotret lebih baik, juga pada seri ini. Cukupkah sampai di sana? Tidak juga. Karena ada layanan di belakangnya yang ikut memberi kontribusi agar eksklusivitas terus terjaga.

Beruntung Sony punya PlayStation, Sony Music, dan Sony Entertainment. Bahkan kabarnya, dengan seabrek layanan multimedia digital itu, Sony akan bikin semacam iTunes-nya Apple. Saya rasa, sekarang istilah “Premium” harus terdef nisikan secara jelas agar tak semua pabrikan bisa klaim produknya premium. Tetapi sebenarnya cuma premium “aksesori” belaka. Ini akan membodohkan konsumen yang bingung memilih.