Amerika Habiskan Rp 22.312 Triliun untuk Perang Bag3

Sedangkan di antara operasi yang masih berjalan, belanja terbesar mengucur untuk Operation Freedom Sentinel atau aksi militer di Afganistan menghadapi Taliban. Nilai anggaran yang sudah mengucur sebesar US$ 134,3 miliar. Setiap bulan, anggaran yang mengucur untuk operasi yang berlangsung sejak 1 Januari 2015 ini mencapai US$ 2,9 miliar. Selain memerangi Taliban, pasukan Amerika melatih tentara lokal atau Afghanistan National Defense and Security Forces (ANDSF).

Lantaran sudah menghabiskan dana besar, pemerintah Amerika Serikat pun berniat menghentikan perang dengan Taliban. Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis mengungkapkan harapan besar untuk menggelar dialog damai dengan Taliban. Dia menyebut hal ini sebagai sinyal untuk mengakhiri perang di Afganistan yang berlangsung selama 17 tahun.

Kandungan Lokal 40 Persen Untuk Ponsel

KEBIJAKAN pemerintah mewajibkan produksi ponsel generasi 4 (4G) LTE (long term evolution) dengan kandungan lokal (local content) mencapai 40 persen, disikapi berlainan antara sesama importir dan juga kalangan operator. Kebijakan yang dikeluarkan oleh tiga kementerian ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian, memberi batas waktu hingga akhir Desember 2016 bagi importir ponsel 4G LTE memenuhinya.

Ancaman jika hingga batas ini belum mencapainya izin impor produsen ponsel itu akan dicabut Kementerian Perdagangan, memunculkan kegelisahan di kalangan importir, yang menganggap kebijakan ini menghambat upaya menghadirkan ponsel ke Indonesia. Namun beberapa importir ponsel pintar menyatakan sudah memenuhi aturan ini, bahkan ZTE, misalnya, menyatakan kandungan lokalnya sudah mencapai 50 persen. Bagaimanapun, pasar ponsel Indonesia sudah mampu menarik pabrikan ponsel dunia untuk mengisinya dalam jumlah besar. Tahun 2014 lalu saja, impor ponsel mencapai 56 juta unit dan tahun ini diprediksi akan mencapai 67 juta unit, 45 persen di antaranya adalah ponsel pintar.

Rwanda Opens Smartphone Factory - Kenyan Wallstreet

 

Diperkenalkannya teknologi smart generasi keempat (4G) LTE (long term evolution) dipercaya akan merangsang pertumbuhan penggunaan ponsel di Indonesia, apalagi teknologi ini dikatakan lebih mudah dan lebih murah digelar dibanding teknologi 3G. Walaupun hal itu tidak berarti tarif data 4G bisa lebih murah dibanding tarif 3G yang sudah dirasa terlalu mahal, namun diperkirakan masyarakat akan migrasi dari layanan 2G langsung ke 4G, karena pengalaman pelanggan yang terbangun. Ramalan itu membuat beberapa produsen ponsel membangun pabrik di Indonesia, selain ZTE yang membuat ponsel 4G LTE Bolt dengan teknologi TDD (time division duplex) pada frekuensi 2,3 GHz untuk PT Internux, juga Oppo di Tangerang dan Evercoss dengan pabriknya di Semarang. Produksi pabrik untuk ponsel yang semula bernama Cross itu sudah mencapai satu juta ponsel setahun, sebagian masih berupa ponsel fitur, sisanya ponsel pintar (smartphone) untuk layanan jaringan 3G, dan akan membuat ponsel 4G LTE. Banyak produsen menunggu kebijakan pemerintah lebih lanjut mengenai komersialisasi dan kesiapan jaringan layanan 4G di 900 MHz, dan 1800 MHz serta 2,1 GHz, sebelum memproduksi ponsel 4G secara besar-besaran.

Hingga saat ini pemerintah baru menyatakan frekuensi 900 MHz sebagai teknologi terbuka, sementara frekuensi 1800 MHz baru akan dibuka pada Februari mendatang dan diharapkan frekuensi 3G di 2,1 GHz juga akan mengikutinya pada pertengah tahun ini.Sulit bagi produsen memasarkan ponsel-ponsel 4G jika jaringannya belum siap atau hanya ada di perkotaan, walau pada kenyataannya jaringan 4G di perkotaan pun belum merata di seluruh pelosoknya. Kebijakan pemerintah soal TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) ini memang akan memacu importir membangun pabrik d Indonesia. Beberapa merek atau importir sudah membangun pabriknya, selain ZTE dan Evercoss adalah Oppo dan Mito, semuanya pabrikan asal Tiongkok. Namun tetap saja terasa ada kendala dalam pemenuhan TKDN sampai 40 persen, yaitu pengadaan komponen yang masih harus diimporyang dibebani bea masuk 10 persen. Tingginya bea masuk ini akan membuat harga ponsel lebih mahal dibanding jika diimpor dalam bentuk bulat.

Industri rumahan Di Tiongkok pun pabrik ponsel tidak membuat komponen sendiri, mereka membelinya dari ribuan pemasok di sekitarnya dan pemegang merek hanya memasukkan komponenkomponen khusus spesifik untuk merek mereka. Itu sebabnya banyak merek ponsel eksTiongkok yang hampir 100 persen menggunakan komponen yang sama sehingga membuat harganya menjadi murah. Jika mengikuti cara Tiongkok, di Indonesia harus ada pabrikpabrik komponen yang bisa berbentuk industri rumahan sebagai pemasok industri dalam negeri, agar harga jual ponsel mampu bersaing. Namun membangun ekosistem industri komponen tidak mungkin dilakukan dalam sekejap, perlu waktu pengembangan yang relatif lama karena harus mulai dari nol. Dewasa ini semua importir ponsel siap memproduksi jika TKDN-nya hanya sekitar 10 persen, yang mereka penuhi antara lain dari pengepakan, buku manual, kabel pengisian (charger), kesing (casing) serta komponen kecil dan sederhana lainnya.

Namun untuk teknologi, semisal chip, tetap harus diimpor, demikian pula perangkat lunak yang belum semua terkuasai. Kecuali produsen besar semisal Foxconn atau Samsung, kebanyakan pabrikan Tiongkok menghindari pembuatan chip sendiri karena mahal akibat teknologi yang digunakan cepat usang sejalan dengan perkembangannya yang pesat, seperti yang terjadi pada teknologi android. Sementara chip dengan teknologi lain juga dihindari untuk diproduksi karena jumlahnya relatif sedikit jika dibanding Android sehingga sulit untuk menekan harga. Pemerintah sendiri menghendaki importir bersikap optimis dan smart, cerdik, dengan munculnya aturan batas minimal TKDN ini. Selain yang bisa dipenuhi secara tradisional sudah berkembang semisal kesing dan buku manual, industri mestinya mengembangkan perangkat lunak (software) yang porsi TKDN-nya bisa mencapai 20 persen sampai 30 persen.

Diyakini tenaga-tenaga Indonesia yang terlatih untuk itu sudah ada, tinggal memperdalam saja. Persyaratan berat lain, untuk pengembangan perangkat lunak para produsen harus memiliki bagian penelitian dan pengembangan (Litbang – R&D) yang biayanya tidak murah. Namun jalan termudah dan investasi yang tidak terlalu mahal bisa dilakukan dengan membeli teknologi perangkat lunak yang sudah tersedia di pasar lalu dikembangkan sesuai kebutuhan lokal. Kelemahannya, teknologi perangkat lunak yang siap dijual oleh pabrikan luar negeri justru perangkat lunak yang usia teknis dan ekonomis komersialnya sudah mendekati uzur akibat munculnya teknologi terbaru. Di dunia industri, perkembangan teknologi telekomunikasi terjadi dengan sangat cepat, usianya (cycle) makin lama makin singkat, sehingga para peneliti pun selalu dikejar waktu untuk memenuhi permintaan pasar.

Tak Lagi Khawatir Bau Karena Judi Online Sudah Baru

Tak Lagi Khawatir Bau Karena Judi Online Sudah Baru – Dibandingkan produk pendahulunya, berbagai merek mesin cuci di pasaran menawarkan desain elegan dengan fitur inovatif pada produk bukaan depan (front loading) dan bukaan atas (top loading). Salah satu fitur yang diunggulkan pada semua produk ini adalah fitur penanggulangan bau tidak sedap pada pakaian karena jamur dan kuman. Untuk menanggulangi bau akibat mesin tidak higienis, fitur pintar Heater System pada LG Sapience memanfaatkan suhu panas untuk mengurangi debu, jamur, dan kuman sebelum pencucian. Samsung menawarkan fitur Eco Drum Clean, yang bisa membersihkan tabung secara otomatis.

Tak Lagi Khawatir Bau Karena Judi Online Sudah Baru

Sedangkan Sharp memiliki fitur Ag Ion Silver untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur, serta fitur Plasmacluster yang menghilangkan bau tanpa proses mencuci dengan air. Untuk pembersihan maksimal, LG menghadirkan teknologi 6 Motion Technologi pada mesin cuci terbarunya LG Sapience, yang mengadopsi 6 gerakan tangan dalam proses pencucian. Sedangkan teknologi Eco Bubble dari Samsung membuat detergen menyerap 40x lebih cepat pada serat kain dan efektif mengangkat noda. Untuk penghematan energi, Sharp menawarkan teknologi termutakhir Heat Pump Drying System yang menghasilkan uap panas pada proses pengeringan dengan sistem kompresor, sehingga diklaim bisa mengeringkan pakaian 100% dengan hanya konsumsi listrik 650 watt, atau lebih hemat 70% dari pengering konvensional.

Beda Jenis, Beda Kebutuhan

Pemanas air (water heater) sudah bukan hal baru di rumah, terutama untuk memenuhi kebutuhan keluarga di zaman yang serbapraktis ini. Untuk memilih water heater yang cocok dengan kebutuhan keluarga, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, kualitas water heater. Di pasaran terdapat beragam jenis merek water heater, di antaranya Hitachi, Ariston, dan Rinnai. Dengan memilih water heater berkualitas dari merek terpercaya, usia pakai dan keamanannya pun akan lebih terjamin. Kedua, sumber energi.

Terdapat 3 jenis water heater yang umum digunakan, yaitu gas, listrik, dan tenaga surya. Jenis gas tentunya lebih hemat energi, namun tabung gas harus diganti secara berkala. Di sisi lain, jenis listrik memerlukan daya yang tinggi, namun lebih praktis dalam penggunaannya. Selain kedua jenis ini, ada pula jenis tenaga surya yang lebih ramah lingkungan, namun harganya lebih mahal. Ketiga, kapasitas penampungan air. Ada jenis water heater yang memiliki penampung (storage), sehingga air panas selalu tersedia. Ada pula jenis tanpa tangki penampung (tankless) yang langsung memanaskan air dengan mesin saat dibutuhkan.

Resmi dan Non Resmi Sama-sama Untung

S aat mendengar nama pegadaian, apa yang terlintas di benak Anda? Pasti beragam ya, tapi yang paling lekat diingatan, ya urusan melego barang sesaat untuk ditebus di kemudian hari. Menguntungkan atau merugikan buat si penggadai? Jawabannya bisa iya, bisa tidak, tergantung sudut pandangnya. Sebab kalau urusan gadai itu masalah kebutuhan mana yang harus didahulukan, atas nama kepepet. Sebelum kulak kulik soal pegadaian, Kita telaah dulu, mulai kapan bisnis pegadaian ini hadir.

Resmi dan Non Resmi Sama-sama Untung

Rupanya pegadaian telah didirikan sejak jaman Belanda, pegadaian didirikan sebagai badan usaha resmi yang menyalurkan kredit dalam bentuk uang tunai dengan cara gadai alias memberi jaminan barang berharga. Nah, kalau sudah sejak zaman Belanda tingkat pertumbuhannya sekarang gimana? Seperti jamur di musim hujan, pegadaian makin menjamur. Nggak percaya? Lihat aja sekeliling Kita. Semakin banyak pegadaian bermunculan di sekeliling kita. Padahal dulu kantor pegadaian ini ya paling 1-2 saja dengan jarak yang berjauhan. Hal ini disebabkan karena banyaknya pesaing yang bergerak di bidang yang sama dengan pegadaian, yang memberikan layanan gadai kepada masyarakat.

Sebenarnya apa sih kegiatan usaha pegadaian itu, sampai-sampai dilirik pihak lain? Di pegadaian itu kegiatan usahanya adalah menggadaikan barang yang kita punya, antara lain elektronik (ponsel, laptop, TV, radio, dan lainnya), kendaraan bermotor (mobil & motor), dan juga emas dan berlian (baik berupa perhiasan maupun emas batangan). Kini banyak pegadaian yang berdiri independen. Pegadaian swasta bahkan pegadaian di konter ponsel ikut membuka gadai. Jika dulu, banyak pegadaian yang mengutamakan elektronik bukan emas, kini pun berubah. Elektronik pun mulai naik daun. Terlebih ponsel yang jumlahnya makin banyak di Indonesia. Tidak bisa dipungkiri kini ponsel pun sudah menjadi barang berharga yang sering digunakan manusia selain untuk berkomunikasi tetapi juga bisa digadaikan.

Sama halnya dengan emas atau BPKB motor & mobil. Pegadaian resmi pun telah menerima beragam jenis ponsel dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan. Tergantung dari masing-masing cabang, namun hampir semua cabang bahkan unit menerima gadai ponsel. Dengan harga minimal barang yang mau digadai berbanderol seken1,5 juta rupiah. Dari pantauan SINYAL di lapangan merk yang paling sering digadai selama 2014 kemarin adalah Samsung, ADVAN dan juga Microsoft Lumia. Bahkan peningkatan gadai ponsel kini sudah menyentuh angka 20-30 persen. Mulai dari tahun 2014 hampir semua pegadaian menerima gadai ponsel. Bahkan konter pun kini membuka gadai untuk elektronik. Tafsiran harga yang ditawarkan 50% dari harga second ponsel di pasaran. Bunga yang diberikan berbeda-beda setiap pegadaian . Uniknya, kini orang-orang pun banyak memilih mengadaikan barangnya ke pegadaian karena ada jaminan barang akan baik-baik saja.

Tak Lagi Khawatir Bau Saat Memenangkan Game Judi Online

Tak Lagi Khawatir Bau Saat Memenangkan Game Judi Online – Dibandingkan produk pendahulunya, berbagai merek mesin cuci di pasaran menawarkan desain elegan dengan fitur inovatif pada produk bukaan depan (front loading) dan bukaan atas (top loading). Salah satu fitur yang diunggulkan pada semua produk ini adalah fitur penanggulangan bau tidak sedap pada pakaian karena jamur dan kuman. Untuk menanggulangi bau akibat mesin tidak higienis, fitur pintar Heater System pada LG Sapience memanfaatkan suhu panas untuk mengurangi debu, jamur, dan kuman sebelum pencucian. Samsung menawarkan fitur Eco Drum Clean, yang bisa membersihkan tabung secara otomatis.

Tak Lagi Khawatir Bau Saat Memenangkan Game Judi Online

Sedangkan Sharp memiliki fitur Ag Ion Silver untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur, serta fitur Plasmacluster yang menghilangkan bau tanpa proses mencuci dengan air. Untuk pembersihan maksimal, LG menghadirkan teknologi 6 Motion Technologi pada mesin cuci terbarunya LG Sapience, yang mengadopsi 6 gerakan tangan dalam proses pencucian. Sedangkan teknologi Eco Bubble dari Samsung membuat detergen menyerap 40x lebih cepat pada serat kain dan efektif mengangkat noda.

Untuk penghematan energi, Sharp menawarkan teknologi termutakhir Heat Pump Drying System yang menghasilkan uap panas pada proses pengeringan dengan sistem kompresor, sehingga diklaim bisa mengeringkan pakaian 100% dengan hanya konsumsi listrik 650 watt, atau lebih hemat 70% dari pengering konvensional.

Pemanas air (water heater) sudah bukan hal baru di rumah, terutama untuk memenuhi kebutuhan keluarga di zaman yang serbapraktis ini. Untuk memilih water heater yang cocok dengan kebutuhan keluarga, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, kualitas water heater. Di pasaran terdapat beragam jenis merek water heater, di antaranya Hitachi, Ariston, dan Rinnai. Dengan memilih water heater berkualitas dari merek terpercaya, usia pakai dan keamanannya pun akan lebih terjamin.

Kedua, sumber energi. Terdapat 3 jenis water heater yang umum digunakan, yaitu gas, listrik, dan tenaga surya. Jenis gas tentunya lebih hemat energi, namun tabung gas harus diganti secara berkala. Di sisi lain, jenis listrik memerlukan daya yang tinggi, namun lebih praktis dalam penggunaannya. Selain kedua jenis ini, ada pula jenis tenaga surya yang lebih ramah lingkungan, namun harganya lebih mahal. Ketiga, kapasitas penampungan air. Ada jenis water heater yang memiliki penampung (storage), sehingga air panas selalu tersedia. Ada pula jenis tanpa tangki penampung (tankless) yang langsung memanaskan air dengan mesin saat dibutuhkan.

Ketua Kontingen Minta Atlet Berjuang Maksimal bag2

Syafrudin kembali menyatakan keyakinannya bahwa medali emas bisa datang dari tim voli pantai Indonesia. “Kami yakin, ya. Medali emas akan ada dari tim ini,” dia berkata tegas. Mendapat tantangan dari ketua kontingen, pelatih tim voli pantai Indonesia, Koko Prasetyo, mengatakan timnya akan berjuang sekuat tenaga untuk mengharumkan nama Indonesia. Anakanak asuhannya telah berlatih dengan disiplin untuk mencapai target medali emas dan mengasah mental supaya siap melawan tim dari negara mana pun.

“Kami akan buktikan, kami akan bertarung maksimal.” Sebelum mengunjungi tim voli pantai, Syafruddin memantau pusat pelatihan nasional cabang atletik di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu lalu. Ia berharap agar cabang olahraga atletik juga bisa menyumbang emas. Tak tanggung-tanggung, dia mengharapkan raihan lima medali emas dari cabang bergengsi ini. “Sebanyak-banyaknya. Kalau bisa, ya lima emas. Kita punya sejarah prestasi bagus di atletik. Karena itu, saya mendorong terus agar atlet-atlet Indonesia berada pada puncak prestasi saat event nanti,” kata Syafruddin.

Dilatih Membuat Ubi Kopong Bag2

Namun yang menjadi kunci ubi kopong ala Bobobi disukai banyak orang terletak pada cara menggorengnya. Adonan bola ubi warna-warni harus digoreng sebanyak dua kali, dengan durasi goreng masing-masing 10 menit.

Proses pertama, adonan bola ubi digoreng 10 menit hingga setengah matang. Selama digoreng di dalam minyak yang banyak dan panas, adonan bola ubi harus ditekan-tekan menggunakan sutil khusus yang bengkok. Setelah diangkat, bola ubi lalu digoreng kembali. Berbeda dengan proses menggoreng yang pertama, pada proses menggoreng kedua bola ubi harus diplitir dan diputar sambil ditekan, guna menciptakan kekopongan di bagian dalam bola ubinya.

Ketika menekan bola ubi saat digoreng, sesekali api kompor dikecilkan untuk menghindari gosong. Setelah bola ubi sudah membulat sempurna dan tampak kopong, barulah diangkat dan ditiriskan sebentar. Saat akan disajikan, vedro akan menawari pembeli untuk diberi toping taburan atau tidak. Taburannya berupa gula halus atau bubuk susu Milo. “Tambahan topingnya gratis!” tukas vedro.

Workshop dan Lomba di Summarecon Digital Center

Workshop dan Lomba di Summarecon Digital Center – Summarecon Digital Center (SDC) bekerja sama de ngan CHIP group dan IT Media Kompas Gramedia, mengadakan serangkaian acara lomba dan workshop yang berlangsung dari tanggal 13 Juni sampai dengan 28 Juni 2015. Acara yang diadakan bertepatan denganbulan Ramadhan tersebut, boleh jadi menjadi tempat Ngabuburit bagi sebagian orang yang berkunjung ke Summarecon Digital Center di kawasan Gading Serpong. Selain menyelenggarakan acara workshop dan lomba berhadiah puluhan juta rupiah bersama IT Media Kompas Gramedia, Summarecon Digital Center juga menyelenggarakan pameran teknologi bertajuk COMTECHFEST, berlangsung tanggal 26 Juni sampai dengan 12 Juli 2015. Lomba ketangkasan bermain bola pada media console, FIFA 2015 Game Competition, menjadi kegiatan pertama dari kerja sama Summarecon Digital Center bersam IT Media Kompas Gramedia (13 Juni 2015 ), lalu dilanjutkan dengan Coloring Competition with Summarecon Digital Center (14 Juni 2015), Ngabuburit Bareng Darwis Triadi (20 Juni 2015), Summarecon Digital Center Update Technology (27 Juni 2015), dan Summarecon Digital Center Online Toys Photography Competition (28 Juni 2015).

Menariknya, masing-masing acara di atas, tidak hanya sekadar workshop dan ngabuburit semata, karena setiap kegiatan memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah. FIFA 2015 Game Competition Game FIFA 2015 masih memiliki daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya untuk berkumpul, dan saling mengadu strategi juga skill dalam memainkan si kulit bundar menggunakan stick. FIFA 2015 Game Competition, diikuti oleh lebih dari 160 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di seputaran Gading Serpong, dan juga dari sekitar Jabodetabek. Lombatersebut memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 8.750.000,-, peserta sangat antusias mengikuti lomba ini dari pukul 13.00 – 20.00 WIB. Ngabuburit Bareng Darwis Triadi Pada pekan berikutnya, Summarecon Digital Center dan CHIP Foto Video menggelar workshop dan lomba foto model bertajuk Ngabuburit Bareng Darwis Triadi. Fotografer kawakan dengan beragam prestasi dan karya yang fenomenal tersebut, hadir di Summarecon Digital Center untuk memberikan workshop tentang bagai mana cara memotret model yang baik. Pada kesempatan yang baik tersebut, Darwis Triadi memaparkan teknik memotret menggunakan artifisial lighting, baik continyu maupun flash. Acara Ngabuburit Bareng Darwis Triadi ini, diikuti lebih dari 200 fotografer yang terbagi menjadi 2 katagori, yaitu katagori pelajar/mahasiswa, dan juga kategori umum. Lomba kali ini memperebutkan total hadiah Rp 16.000.000.

Pada pelaksanaan lomba, para peserta harus memotret tiga orang model yang berada di tiga lokasi yang berbeda. Beauty Shoot Photo Contest ini didukung juga oleh Mabua Harley Davidson yang turut menyediakan motor Harley Davidson seri terbarunya, Street 500cc. Usai hunting foto, para peserta turut berbuka puasa bersama redaksi tim CHIP Foto Video. Di sela-sela itu, para juri yang terdiri dari Rakhmat Koes (CHIP Foto Video), Yuliandi Kusuma (Digital Camera), serta Tommy (Summarecon Digital Center) sibuk menentukan foto terbaik. Ada pun, pemenangnya sebagai berikut, katagori pelajar/mahasiswa Juara 1 Indigo – hadiah Rp. 4.000.000, Juara 2 Fajar Wicaksono – hadiah Rp. 2.500.000, Juara 3 Rendy Ardi Permana – hadiah Rp. 1.500.000. Sementara itu, untuk katagori umum terdiri dari, Juara 1 Kurnia – Hadiah Rp. 4.000.000, Juara 2 Gerdi – Hadiah Rp. 2.500.000, Juara 3 Imelda Gonawan – Hadiah Rp. 1.500.000.

Update Technology Perkembangan teknologi dinilai penting dan wajib menjadi pengetahuan bagi para pembaca CHIP dan pengunjung Summarecon Digital Center. Oleh karena itu, Summarecon Digital Center dan CHIP mengadakan talk-show mengenai perkembangan teknologi, dan industri di bidang developer apps, dan robotik. Pada kesempatan itu, hadir Narenda Wicaksono (founder dicoding.com), dan juga Adhiatmo Rahardi (ketua Komunitas Robot Indonesia) sebagai pembicara. Masing-masing pembicara mengungkapkan fakta betapa besar peluang di Indonesia yang masih bisa diraih di bidang aplikasi dan developer apps dan juga robot. Online Toys Photography Competition Dunia toy yang tengah diminati kalangan muda, dihadirkan di Summarecon Digital Center dengan menggelar Online Toy Photoraphy Competition. Acara yang bekerja sama dengan CHIP Foto Video ini, memperebutkan total hadiah Rp. 10.000.000, dan diikuti lebih dari 150 penggemar toys photography. Adapun pemenangnya adalah sebagai berikut: Juara1@thezenstudio -KrisHartanto, Juara 2 @e.kodaryanto – Eko Daryanto, Juara 3 @randyparta – Randy Partawijaya.

Dengan Modal Sedikit Main Judi Via Pulsa Lebih Menguntungkan di banding Trading

Dengan Modal Sedikit Main Judi Via Pulsa Lebih Menguntungkan di banding Trading – Pasar modal Indonesia yang terus mengalami pertum buhan, semakin memberikan kontribusi bagi perekono mian dalam negeri. Indosat Stock Trading Contest (ISTC) hadir untuk mendukung Gerakan Nasional Cinta Pasar Modal (GeNTa) serta menjawab tantangan pesatnya per— tumbuhan perekonomian Indonesia. ISTC perwujudan dari pilar edukasi program Corporate Social Responsibility yang merupakan kompetisi perdagangan saham virtual yang diluncurkan 8 April – 30 September 2015. ISTC merupakan program sosialiasi dan pembelajaran dalam melakukan investasi/transaksi saham secara virtual yang mengacu kepada sejumlah saham pilihan yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia secara realtime. Bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia dan WinGamers selaku penyedia layanan Virtual on line trading pertama di Indonesia, Indosat berkomitmen meningkatkan pemahaman (literasi) masyarakat umum khususnya membantu mempersiapkan generasi muda untuk menjadi investor handal serta meningkatkan jumlah investor di Pasar Modal Indonesia dari kalangan anak muda. ISTC yang didukung penuh oleh CHIP dan Kompas Gramedia ini, terus melakukan sosialisasi ke Kampus-kampus di beberapa kota di Indonesia. Aktivitas kunjung kampus Indosat Stock Trading Contest (ISTC) yang berlangsung sejak bulan April tersebut, semakin seru dan kian diminati para mahasiswa. Setelah melakukan roadshow di Universitas Multimedia Nusantara, dan Swiss German University, pada Mei lalu, roadshow ISTC digelar di sejumlah kampus.

Antara lain, Universitas Padjadjaran Bandung, Universitas Widyatama Bandung, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Indonesia Depok, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, dan Universitas Airlangga Surabaya dapat giliran kunjungan untuk pelatihan stock trading. Yang menarik, dari roadshow yang telah berlangsung, animo para peserta yang nota benenya mahasiswa tersebut, sangat tinggi. Sampai awal Juni, jumlah peserta ISTC telah mencapai 6.300- an orang. Pada menjelang minggu akhir, jumlahnya membengkak mencapai 7.100 orang lebih. Hal ini menunjukkan bahwa keinginan mahasiswa dan umum untuk mencoba bermain saham semakin tinggi. Beberapa di antaranya malah telah cukup paham dan terlihat sudah sering bermain trading saham.Padahal, seperti diketahui, Indonesia masih tertinggal dalam hal jumlah pemain saham. Kebanyakan didominasi oleh pemain asing. Untuk merubah tren ini salah satu caranya adalah dengan me ngenalkan permainan saham sedini mungkin, terutama di kalangan mahasiswa. Metodenya tidak cukup hanya dengan sekadar memberikan wacana dan pemaparan fakta. Namun juga sangat perlu dilakukan metode khusus yang serius tetapi tetap fun. Ketertinggalan ini bukan lantaran minat atau animo masyarakat untuk bermain saham kurang. Melainkan karena kita tidak teredukasi tentang bagaimana melakukan investasi dalam bentuk perdagangan saham. Dari sinilah kemudian Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat memulai gagasan untuk melakukan ajakan belajar dan bermain. Indosat merasa perlu membuka media pelatihan secara praktis sekaligus memberikan investasi yang nilainya sangat besar.

Setiap pendaftar mendapat jumlah investasi sebesar Rp 1 miliar dalam bentuk virtual. Konsep ISTC adalah belajar dan berkompetisi. Di kampus, tim yang terdiri dari Indosat dan WinGamers (penyedia aplikasi web untuk stock trading) melakukan pengenalan, dan mengajak setiap mahasiswa untuk langsung belajar bermain saham. Mereka tentu saja dibekali modal sebesar Rp 1 miliar dalam bentuk uang virtual yang dipergunakan untuk melakukan perdagangan. Selama sekitar dua hingga tiga jam, mahasiswa dapat merasakan bagaimana serunya benar-benar berhadapan dengan angka-angka harga saham. Mereka ditantang untuk melakukan aksi, kapan membeli dan kapan melepas. Bagi mahasiswa yang baru pertama kali mencoba umumnya langsung merasa suka dan penasaran untuk beraksi. Tetapi bermain saham tetaplah ada caranya agar memperoleh keuntungan. Di sinilah peran lain tim WinGamers diperlukan. Mereka memberikan berbagai macam tips dan trik. Sementara yang sudah terbiasa bermain, mereka seperti sudah layak bekerja di bursa efek. Di setiap kampus juga digelar kompetisi. Mereka yang bermasil memperoleh poin tertinggi pada transaksi selama beberapa jam itu akan dinobatkan sebagai King atau Queen of Investar.

Kemeriahan tak berhenti sampai di situ, karena setelah seluruh peserta ISTC bergabung di aplikasi WinGamers untuk bermain saham, pada setiap dua minggu akan dipilih pemenang . Bahkan Indosat selama bulan Ramadhan bagi-bagi pulsa sebesar Rp 25.000,- untuk kamu yang bisa menunjukkan kemajuan atas hasil perdagangan saham kamu lewat media sosial Twitter: @indosatistc atau Facebook: Indosatistc. Hadiah Dua Mingguan, Setiap dua minggu sejak 8 April -30 September 2015 akan dipilih lima pemenang yang masing-masing akan mendapatkan Rp 1 juta dalam bentuk saldo Indosat Dompetku. Hadiah Finalis, Akan dipilih 15 finalis yang masing-masing memperoleh Rp 2 juta dalam bentuk saldo Indosat Dompetku dan mengikuti bootcamp (pelatihan) dengan tutor dari pakar saham Indonesia.

Sementara itu, untuk Hadiah Utama, Juara 1: Rp 5 juta (saldo Indosat Dompetku) + Rp 10 juta (uang tunai) + Rp 20 juta (penyertaan modal) + gadget. Juara 2: Rp 4 juta (saldo Indosat Dompetku) + Rp 5 juta (uang tunai) + Rp 20 juta (penyertaan modal) + WWW.CHIP.CO.ID 08/2015 9 gadget. Juara 3: Rp 3 juta (saldo Indosat Dompetku) + Rp 2 juta (uang tunai) + Rp 20 juta (penyertaan modal) + gadget. Bagi Anda yang tertarik mengikuti ISTC tahun ini, dapat langsung mengakses dan melakukan registrasi secara online melalui website www.indosat.com/istc. Pada laman tersebut, Anda dapat langsung meng-klik menu Daftar, lalu isi data diri yang sebenarnya dan ja ngan lupa masukkan nomor Indosat Anda, dan jangan lupa masukkan kode sekuriti. Selanjutnya, cek tombol persetujuan kelengkapan data, lalu klik tombol Daftar. Setalah Anda meng-klik tombol Daftar, segera cek notifikasi konfirmasi lewat SMS dan email. JIka Anda te lah melakukan verifikasi, Klik menu Login dengan ID dan Password yang telah diberikan. JIka sudah, silakan mulai melakukan virtual trading dan raih kesempatan untuk menjadi salah satu pemenang utama. (

Smartwatch Apple Terbaik

Apple tahu persis kapan merilis varian gawainya. Apple Watch! Gawai pakai yang paling menyita perhatian dibandingkan iPhone dan iPad. Ini adalah masterpiece sang piawai teknologi. Benang merah desain Apple yang khas masih melekat, terutama pada tampilannya yang sangat minimalis. Menggunakan layar sentuh dengan layout menu yang menyesuaikan space layar retina. Pada varian Sport bahkan dilapis oleh Ion-X Glass. Teknologi Force Touch yang menggunakan elektroda yang tipis digunakan. Tujuannya agar mampu mendeteksi perbedaan perintah sentuhan. Sangat sensitif. Termasuk swipe yang responsif. Siri nimbrung di sini, sebagai cara perintah menu lainnya.

Tak heran jika Apple amat bangga pada produk yang disebut lebih intuitif ini. Hal ini berkat chip bernama Taptic Engine. Sensor lain yang melengkapi arloji digital dengan penampang bujursangkar berukuran 4,2 cm ini adalah kombinasi antara infrared dengan LED serta diode foto yang bertugas membaca detak jantung. Selain akselerometer tentu saja. Wi-Fi dan GPS pun ada. Secara keseluruhan seri ini dipasok dengan mesin tunggal. Sebuah chipset S1 yang menjadi penggerak semua sistem. Sementara isi ulang tenaga mengunakan temuan baru bernama teknologi MagSafe. Dengan sebuah magnet yang ditempelkan di punggung jam ketika nge-charge. Ada tiga varian disiapkan; basic, sport dan edition. Sedang talinya tersedia lebih beragam lagi. Harga paling murah sekitar Rp 4,4 jutaan. Dipasarkan pada 14 Februari jika tak ada aral