Lia Sidik Branding robot autotrade gold

Lia Sidik Branding robot autotrade gold – Berawal dari passion, dibentuk dari idealisme, dan didukung dengan fokus dalam bekerja, itulah ciri khas dari Lia Sidik Branding, sebuah tim yang memiliki konsen dalam bidang branding dan desain. Pada tahun 2006, Lia Sidik yang merupakan founder dari Lia Sidik Branding ini membentuk tim yang mempunyai visi dan kecintaan yang sama.

Mereka adalah: Corina Hutomo, Agus Mardianto, Nastiti Putri, Michael Jordon, dan Toshiyoni. Kecintaan mereka pada dunia branding dan desain, selalu dilengkapi dengan prinsip “fokus” yang ditanamkan dalam setiap proyek yang dikerjakan. Prinsip ini bahkan ditanamkan dalam logonya yang berbentuk lingkaran sempurna yang transparan. Dalam kurun waktu sembilan tahun, asosiasi yang didirikan oleh kandidat Doctor of Philosophy ini telah banyak dipercaya oleh berbagai bidang usaha dan brandbrand ternama.

Brand dan institusi seperti cat kayu & besi EMCO, Bank Indonesia, Ardiles adalah contoh brand autentik Indonesia yang sudah eksis sejak jaman kemerdekaan. Lia Sidik Branding juga melayani klien international seperti AUSaid, USaid, dan Wisma Jerman. Terdapat pula usaha lokal yang sedang go-national bahkan go- internasional seperti Wira Jatim Group, yaitu perkumpulan perusahaan pemerintah daerah Jawa Timur.

Kerjasama yang dijalin pun beragam, mulai dari brand research, pembuatan brand identity seperti logo, hingga berbagai keperluan brand communication seperti company profile, web design, social media maintenance, exhibition booth & merchandise, dan aneka media promosi lainnya. Mengenai resep sukses timnya, Lia Sidik mengatakan bahwa kuncinya terletak pada focus dan konsistensi. Konsistensi metode branding team ini selalu dimulai dari brand research, agar hasil branding efektif membidik pasar yang dituju; baik pasar lokal maupun internasional.

Tentu saja, jalan yang ditempuh tak selamanya mulus. Selain hal yang baik, juga ada duka yang dialami oleh timnya. Menurut Lia, permasalahan yang ada tidak akan berdampak buruk jika selalu berpegang pada kuncinya, yaitu: Teamwork. Komunikasi yang nyaman dan terbuka dengan tim dan semua pihak termasuk klien dan supplier juga diperlukan. “Bersama-sama FOCUS pada tujuan bersama, adalah faktor yang sangat penting,” ujar Lia.

Sumber : https://teknorus.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *